Tepis Isu Miring, Politisasi Aksi Damai Perhutani

Probolinggo, Semarak.News- Hangatnya isu politisasi yang berkembang terkait rencana aksi damai Perhutani di Jakarta(27/3), Koordinator Logistik Aksi Damai, Gatot K. menepis adanya kabar penolakan Permen LHK No. 39 Th. 2017 tentang Ijin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHSP) dalam aksi tersebut. “Keberangkatan kami (KPH Probolinggo) dalam aksi P27/Perhutani 27 Maret di Jakarta nanti, bertujuan untuk memperjuangkan terkait kesejahteraan pegawai/pekerja Perhutani. Bukan untuk menolak Permen LHK No. 39 Th. 2017 atau Permen LHK No. 83, jadi jika ada yang menyuarakan hal itu, berarti bukan bagian dari kami.” Tepisnya.

Adanya Visi Misi yang belum tercapai dan rasa kebersamaan yang tinggi antara karyawan perhutani menjadi kekuatan utama dalam melaksanakan Aksi Damai Perhutani di Jakarta. “Tuntutan kami nantinya akan fokus terhadap peningkatan kesejahteraan pegawai, seperti kejelasan status pegawai perhutani, penaikkan gaji pegawai, serta menuntut pelaksanaan rotasi/mutasi jabatan yang sesuai dengan kompetensi” Tambahnya.

Dalam aksi nanti, kami akan menggunakan Pakaian Dinas Harian beserta atributnya, untuk menghindari pihak yang berkepentingan untuk mempolitisasi aksi tersebut, tegasnya. (FIR)

 

TINGGALKAN BALASAN