Tanggapan Tim Pemenangan Cagub Paslon jika Kalah dalam Pilgub NTB

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perbaikan DPS dan Penetapan DPT Pilgub NTB Tahun 2018

Lombok Utara, Semarak.News – Hari ini (18/4) pukul 10.00 Wita telah dilaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perbaikan DPS dan Penetapan DPT Pilgub NTB Tahun 2018 yang dipimpin oleh Fajar Martha, S.sos (Ketua KPU Lombok Utara) dan dihadiri oleh Adi Purmanto, SE (Ketua Panwaslu Lombok Utara) serta sekitar 50 orang lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Tim Pemenangan Cagub Paslon No 1 H Moh Suhaili FT – H Muh Amin (Suhaili – Amin) KLU, Suryatna, mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengawasi data pemilu sampai benar-benar dinyatakan sah. Sehingga apabila nanti kalah maka tidak akan menggugat dengan alasan ketidaksahan data pemilu.

“Kami akan terus aktif mengawasi data sampai benar-benar valid. Jadi, nanti kalau kalau kalah kami gak akan nggugat dengan alasan datanya gak valid,” ungkapnya.

Sementara itu, Bendahara Tim Pemenangan Cagub Paslon No 2 H Anyar Abduh – H Mori Hanafi (Ahyar – Mori) KLU, Prabowo, berkata bahwa pihaknya akan memberikan gugatan apabila data pemilu tidak sah. Namun apabila data pemilu sudah selesai dan sudah benar maka pihaknya tidak akan menggugat apapun meskipun nanti kalah.

“Nanti kalau kami kalah dan ditemukan data yang tidak valid ya tentu kami akan menggugat. Nah lain ceritanya kalau data pemilu sudah mencapai final dan sudah benar maka kami tidak akan nggunggat apapun, kami akan legowo menerima kekalahan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Tim Pemenangan Cagub Paslon No 3 Dr. Zulkiflimansyah – Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah (Zul – Rohmi) KLU, Ahmad Sali, mengungkapkan apabila data pemilu tidak sah maka pihaknya akan menjadikan hal tersebut sebagai dasar tuntutan dan mempermasalahkannya apabila kalah dalam Pilgub nanti.

“Ya jelas kalau nanti kami kalah dan ada data yang tidak valid kami akan menjadikannya ssebagai dasar tuntutan dan mempermasalahkannya. Sehingga mulai saat ini kami akan terus memantau agar tidak terjadi kesalahan fatal yang membuat data pemilu tidak valid. Kami setuju dengan Panwaslu bahwa data pemilu harus sah karena telah melalui mekanisme dan diperdebatkan di tingkat pleno. Nah kalau data pemilu sudah sah semua maka kami gak akan mempermasalahkan walaupun nanti kalah,” tuturnya.

Terkait dengan hal yang sama, perwakilan dari Tim Pemenangan Cagub Paslon No 4 H Moch Ali Bin Dachlan – TGH Gede Sakti Amir Murni (Ali – Sakti) KLU, menyatakan bahwa pihaknya percaya dengan hasil pleno dan apabila kalah tidak akan menggugat terkait ketidaksahan data pemilu.

“Kami percaya dengan hasil pleno. Kalau memang sudah dinyatakan valid dan nanti kami kalah, ya gak akan nggugat dong.” tutupnya.

Sementara itu, Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perbaikan DPS dan Penetapan DPT Pilgub NTB Tahun 2018 berlangsung sampai pukul 19.00 Wita dan akhirnya diundur menjadi esok hari (19/8) karena masih banyaknya data yang tidak valid setelah PPK dan Panwaslu melakukan pencocokan dan verifikasi data.

TINGGALKAN BALASAN