Sungai Mahakam Mengering, Harga Minyak di Mahakam Ulu Meningkat

Sungai Mahakam [Sumber : Kaltim Post - PROKAL.co

Samarinda, Semarak.News – Debet air Sungai Mahakam mengalami penurunan karena sudah lebih dari 1 minggu tidak turun hujan. Namun demikian debet air Sungai Mahakam sangat mudah turun-naik bergantung pada curah hujan, akibatnya transportasi sungai akan terganggu dan mempengaruhi bidang lainnya. Hal ini mengakibatkan harga bahan bahan yang biasanya dikirim lewat jalur sungai akan meningkat seperti bensin, solar, dan minyak.

Murip (pemilik toko sembako dan minyak eceran di Kec. Long Bagun) mengatakan bahwa mengeringnya Sungai Mahakam bisa menyebabkan kapal pembawa sembako dan BBM dari Samarinda hanya bisa sampai di kawasan Barito, Kampung Laham, Kec. Laham. Hal tersebut kemudian menyebabkan para pedagang minyak eceran harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengambil minyak dari kapal di Kampung Laham dengan menggunakan long boat karena stok BBM di APMS telah kosong sejak 2 hari terakhir. Adapun waktu yang ditempuh dari Kampung Ujoh Bilang ke Kampung Laham sekitar 2-3jam (4-6jam pulang-pergi).

Karena harus mengeluarkan biaya tambahan tersebut, maka harga jual minyak eceran dinaikan Rp.1.000/ltr yaitu untuk premium/bensin dari yang semula Rp.8.000/ltr menjadi Rp.9.000/ltr dan untuk Solar yang semula Rp.9.000/ltr menjadi Rp.10.000/ltr. Namun bagi beberapa pedagang yang telah menjual minyak Rp.10.000/ltr karena membeli dari pedagang lainnya (tidak langsung ke kapal/APMS) maka harga jualnya masih tetap. Kemudian untuk harga sembako, belum mengalami kenaikan karena masih menjual stok lama.(ERU)

 

1 KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN