Manado,Semarak.news- Bank Indonesia wilayah Sulut meluncurkan acara Sulut Fest 2018, dengan tema pengembangan UMKM dalam mendukung sektor pariwisata di era digital. Acara tersebut berlangsung dari tanggal 22 hingga 24 November 2018. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kakanwil BI Sulut, Soekowardojo beserta jajaran dan perwakilan Forkopimda Sulut.

Dalam sambutannya, Soekowardojo menyampaikan bahwa, Acara Sulut Fest 2018 merupakan salah satu sumbangsih Bank Indonesia dalam pengembangan UMKM di Sulut. Selain itu  acara ini juga hadir guna mendorong, pengembangan wira usaha dan Pariwisata di Sulut. Wirausahawan berperan penting sebagai penggerak eknomi nasional, populasi wira usaha di Indonesia saat ini sudah meningkat menjadi 3.1 persen, namun masih tertinggal dari negara asia lainnya. Meskipun begitu Indonesia sudah mencapai batas minimal, dari populasi wirausaha.

Lanjutnya, Ekosistem dan situasi kondusif dapat menjadi pendorong, bagi pengembangan sektor UMKM. Sektor pariwisata Sulut dapat menjadi peluang bagi pengembangan UMKM Sulut. Menjawab hal tersebut, Bank Indonesia mengadakan Sulut Fest dengan tema pengembangan UMKM, guna mendukung sektor pariwisata di era digital.

Dalam acara tersebut terdapat berbagai booth berisi berbagai macam produk UMKM, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, juga ada perwakilan dari berbagai bank swasta maupun nasional.

Pengembagan pariwisata di Sulut harus di kawal dengan bijak, jangan sampai uang yang di belanjakan para turis berputar di negara lain, tetapi harus berputar di Indonesia. Untuk itu pembayaran via aplikasi online asing harus terdaftar di Bank Indonesia, bila ingin melakukan transaksi di Indonesia.(SN)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY