Stop Vandalisme, Sayangi Ampera!

Palembang, Semarak.News – Minggu pagi (22/4) ada yang berbeda di sekitaran Jembatan Ampera. Untuk memperingati Hari Bumi yang selalu diperingati tanggal 22 April, Forum Pesona Sriwijaya mengisinya dengan kegiatan positif, seperti gotong royong, berolahraga hingga mengadakan kegiatan bersama keluarga dan komunitas.

Bersama 50 komunitas lainnya mulai dari komunitas literasi, sepeda gunung, robotik, pencinta hewan, hingga komunitas sosial, Forum Pesona Sriwijaya berkumpul untuk melakukan kegiatan Stop Vandalisme, Sayangi Ampera.

Ketua Forum Pesona Sriwijaya M Ridwan mengatakan kegiatan hari bumi ini menjadi momen bagi Forum Pesona Sriwijaya dan rekan-rekan komunitas yang ada di Kota Palembang untuk ikut turun peduli dengan Ampera.

“Kegiatan hari ini dalam rangka memperingati hari bumi bersama kawan kawan forum dan Kolobrasi komunitas, didukung oleh dinas Pariwisata, dinas Kebudayaan dan dinas PU-PR, untuk rembug dan membersihkan Ampera,” ujarnya.

Kegiatan ini muncul akibat keprihatinannya terhadap nasib jembatan kebanggaan masyarakat Palembang yang tidak terurus dan menjadi kotor oleh tangan-tangan jahil.

Ketua Koordinator Lapangan Roby Afrizon, tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk menyadarkan dan mengajak masyarakat bahwa aksi vandalisme dan membuang sampah sembarangan itu tidak benar apalagi ini di Jembatan Ampera ialah sebagai Icon Kota Palembang.

“Semoga masyarakat yang biasa melakukan perbuatan yang dapat menghilangkan keindahan jembatan ini bisa sadar. Dalam satu jam ini sudah 73 kg sampah kering yang berhasil dikumpulkan,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan Irene Camelyn Sinaga yang juga hadir dalam acara Stop Vandalisme, Sayangi Ampera ini mengapresiasi gerakan yang dilakukan rekan-rekan Komunitas bersama Forum Pesona Sriwijaya.

Kegiatan ini dinilai sangat bagus untuk menumbuhkan rasa memiliki masyarakat Kota Palembang khususnya terhadap salah satu ikon Palembang ini.

“Adanya pemberitaan teman-teman media beberapa waktu lalu, tidak salahnya kami berkordinasi untuk kembali mengadakan kegiatan sekaligus membersihkan Ampera. Ini sebuah gerakan moral cinta Ampera, dengan tagline sayangi Ampera diharapkan dapat menyentuh masyarakat dan tergerak untuk berhenti melakukan vandalisme,” ujarnya.

Selain untuk memperingati Hari Bumi Sedunia, aksi Sayang Ampera juga digagas sebagai tindakan nyata untuk melawan tindak vandalisme yang sering merusak pemandangan Ampera. Berbagai coretan cat semprot yang tidak beraturan selama ini tampak menutupi sebagian  tembok di lingkungan Jembatan Ampera.

Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan spanduk bersama oleh semua pihak yang terlibat dalam aksi tersebut, sebagai bentuk simbolik menentang vandalisme dan menjaga keindahan Ampera. Dan ditutup dengan pembacaan deklarasi stop vandalisme yang dipimpin oleh Ketua Umum Forum Pesona Sriwijaya M. Ridwan.

TINGGALKAN BALASAN