Jakarta, Semarak.News – Pesta Demokrasi yang berlangsung hari kemarin (17/4/2019) menciptakan suasana kemeriahan tersendiri bagi masyarakat.

Mulai dari respon masyarakat yang antusias datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) untuk mengikuti pencoblosan hingga tak sabar menunggu hasil penghitungan suara.

Hal tersebut berdampak pada situs KPU (Komisi Pemilihan Umum). Pasca moment sejarah demokrasi baru Indonesia kemarin yaitu pemilihan umum serentak 2019, situs KPU sempat beberapa kali susah di akses dan mengalami down.

Apakah penyebab situs KPU mengalami Down? Mungkinkah situs KPU mengalami peretasan dari hacker?

Situs KPU mengalami beberapa kendala hingga tak bisa di akses. Meskipun sempat pulih.

Diketahui penyebab situs KPU tidak bisa di akses adalah dari segi teknis.

Relawan TIM IT KPU, Muhammad Salahuddien menyatakan, “Ada dua penyebab, sistem masih terus diperbaiki tim dan di sisi lain ada peningkatan trafik”, pada Kamis (18/4/2019).

Pria yang akrab di sapa Didin itu juga menambahkan, “Tapi secara arsitektur masih bisa teratasi karena setahu saya teman-teman untuk pemilu 2019 host ada di beberapa lokasi, arsitekturnya lebih rapi sehingga bisa membagi beban trafik yang masuk,”.

Selain itu, Didin menjelaskan, Problem yang dialami KPU mirip dengan lembaga dan kementerian dengan memakai anggaran pemerintah.

“Anggarannya itu sulit untuk diarahkan untuk pemenuhan kebutuhan teknis ini. Untuk mempersiapkan sumber daya mengatur konfirgurasi itu perlu waktu yg panjang, tapi mekanisme anggaran nggak seperti itu,” jelasnya.

“Jadi dengan anggaran yang tidak responsif dan banyak batasan jadi akibatnya telat untuk persiapan, seperti menyewa expertise terkait jaringan dan keamanan, serta lainnya,” imbuhnya.

Selain pernyataan dari Relawan TIM IT KPU, Pramono Ubaid sebagai Komisioner KPU juga menanggapi hal tersebut.

“Jadi perlu kami pastikan bahwa sistem IT KPU saat ini kondisinya sebenarnya aman-aman saja,” kata Komisoner KPU Pramono Ubaid, di kantor KPU, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

“Kalaupun hari ini atau beberapa saat lalu itu down, itu karena memang traffic-nya sangat tinggi. Orang penasaran setelah diombang-ambingkan oleh hasil quick count yang diterima secara berbeda-beda,” tambah Komisioner KPU tersebut.

Pramono Ubaid menjelaskan bahwa, dalam beberapa waktu kedepan traffic ke situs KPU dapat mereda. Pihak KPU menyatakan untuk mengantisipasi peningkatan pengunjung situs dan mengalami peningkatan traffic, pihaknya sudah melakukan penambahan server. Meskipun begitu, situs KPU masih mengalami gangguan akses.

“Itu (penambahan server) sudah kita lakukan. Penjelasannya nanti saja ya,” tutur Pramono.

Dari pantauan terkini, beranda dari situs KPU sudah dapat diakses. Namun, tab untuk hasil penghitungan Pemilu 2019 masih belum bisa diakses.

Lantaran banyaknya berita palsu serta isu – isu yang tidak benar terkait hasil penghitungan cepat pemilu 2019, saat ini masyarakat banyak yang ingin mengakses situs KPU untuk melihat hasil penghitungan suara dari situs resmi KPU, hingga mengalami down.

Menanggapi keluhan dari masyarakat, Pramono menjelaskan bahwa saat ini data penghitungan suara aman, lantaran proses penghitungan surat suara dilaksanakan secara manual. Sedangkan situs KPU hanya media untuk sarana publikasi.(LIA)

LEAVE A REPLY