Sejumlah Anggota Dewan Tidak Hadir dalam Sidang Paripurna Kab. Banjar

Sumber: Semarak News

Martapura, Semaraknews – Lebih dari 50% dari jumlah anggota dewan mangkir dari sidang paripurna dengan salah satu agenda penyampaian hak angket. Kenapa?

Isu hak angket yang diajukan DPRD Kab. Banjar terkait dengan permasalahan promosi dan mutasi sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di Pemkab Banjar masih sangat hangat dibicarakan. Bukan hanya dari sisi substansi dari permasalahan hak angket namun juga tentang sering tertundanya sidang anggota dewan DPRD Kab. Banjar terutama sidang yang mempunyai agenda penyampaian hak angket tersebut.

Perkembangan terakhir, sidang yang digelar pada Senin (9/4) juga kembali ditunda karena banyak anggota dewan yang tidak hadir dengan berbagai alasan. Dari total 45 orang anggota dewan, hanya 19 orang yang hadir dalam persidangan.

Sebelumnya, sidang yang digelar pada Senin (26/3) juga ditunda, bahkan waktu itu hanya 10 orang yang hadir.

Dalam proses penundaan sidang paripurna kali ini, sempat diwarnai protes dari salah satu anggota komisi IV, Jum’ani.

“Memang kita tidak kuorum pimpinan, tapi setidaknya pukul 13.00 Wita harusnya sidang sudah harus dibuka. Biar waktu tidak molor, ini sudah terlalu molor, padahal ini merupakan hari yang penting dan seharusnya anggota hadir semua.” Ujar Jum’ani dengan nada keras.

Ada desas – desus mengenai penyebab sering tertundanya sidang paripurna ini bahwa banyak anggota dewan yang sengaja mengulur – ulur waktu terkait permasalahan hak angket. Jika hal ini benar, maka kredibilitas DPRD Kab. Banjar perlu dipertanyakan.

Namun, tetap kembali lagi, berita tersebut belum dapat dikonfirmasi 100% kebenarannya karena memang akan sedikit sulit jika meminta keterangan terkait hal sensitif seperti di atas.

Dibalik polemik itu semua, masyarakat tentu sangat mengharapkan kinerja maksimal dari seluruh bagian pemerintahan di Kab. Banjar, baik legislatif, eksekutif maupun yudikatif demi kemajuan Kab. Banjar itu sendiri. (TN)

TINGGALKAN BALASAN