Sayonara, Aplikasi Path?

sumber : www.engadget.com

Jakarta, Semarak.News – Masyarakat Indonesia saat ini sedang viral dengan posting anak muda tentang kesehariannya di aplikasi media sosial Path. Pemberitaan yang terjadi tentang penutupan aplikasi Path ini dirasakan oleh anak muda menjadi sebuah penyesalan sehingga banyaknya gambar screenshot  yang di upload kembali di media sosial menjadi viral.

Dalam beberapa temuan screenshot akun Path mengumumkan kabar pembubaran melalui postingan sponsored tetapi tidak melalui notifikasi atau pesan. Pengumuman ini berjudul “The Last Goodbye” disertai dengan pemberitahuan dan gambar karakter khas path yang berpamitan.

Linimasa media sosial seperti Twitter contohnya, banyak sekali netizen yang bernostalgia dengan kehidupannya di Path. Bagaimana tidak, aplikasi Path ini sempat terkenal dan menjadi aplikasi yang selalu ada di Gadget para netijen. Sudah barang tentu hal ini menjadi berita buruk tentang penutupan aplikasi Path.

“Kami sangat menyesal untuk memberitahukan Anda jika Path akan berhenti berjalan. Tolong kunjungi situs ini untuk detail tentang proses restore/refund,” tulis pengumuman dalam screenshot yang viral di media sosial.

 

Tetapi untuk saat ini belum ada konfirmasi resmi yang dibuat oleh pihak Path terkait rencana penutupan aplikasi. Aplikasi Path ini terakhir berkicau atau posting  di twitter pun di akun @Path pada 21 Mei lalu.

Path yang terlahir dan dikembangkan pada 2010 merupakan hasil dari perusahaan Path Inc yang berasal dari San Fransisco, AS. Aplikasi media Sosial ini memang sempat menjadi aplikasi terpopuler di Indonesia pada masanya sebelum Instagram mengambil alih hati masyarakat Indonesia. Masyarakat terutama kalangan muda menghabiskan waktunya memposting kegiatan sehari-harinya di Path. Banyak hal yang bisa dilakukan oleh aplikasi Path seperti mengunggah lokasi, foto, status, mendengarkan lagu beserta menandai atau tag  teman-teman tertentu yang diinginkan.

Perusahaan Path beralih kekuasaan pada tahun 2015 yang diakuisisi oleh perusahaan asal Korea Selatan yang bergerak pula dibidang teknologi yaitu Daum Kakao yang juga mengembangkan aplikasi chat Kakao Talk. Itulah titik balik ketenaran dari Path yang semakin menurun. Selain itu faktor fitur-fitur yang sudah membosankan dan dengan kemajuan aplikasi Instagram membuat hati masyarakat Indonesia beralih yang lebih simpel dan menunjukkan sisi kehidupan sehari-hari yang ingin di posting.

Mendengar kabar ingin ditutupnya Path netizen berbondong-bondong mengupload kembali kenangan-kenangan bermain aplikasi Path. (KD)

 

TINGGALKAN BALASAN