Setelah Residensi Trimatra, Karya 3 Perupa Muda Indonesia

Setelah Residensi Trimatra (Salihara.org)

Jakarta, Semarak.News – Galeri Salihara kembali menampilkan hasil karya terbaik dari perupa-perupa negeri. Dengan tajuk Setelah Residensi Trimatra, pameran ini menampilkan karya dari tiga perupa muda yang telah menjalani residensi di Australia dan Tahiland pada 2017. Ketiganya merupakan pemenang dari Kompetisi Trimatra Salihara 2016. Selama melakukan residensi yang dilakukan kurang lebih dua bulan, mereka telah melakukan riset kecil dan menjelajahi pelbagai medium yang dikembangkan dalam karya-karya yang diciptakan.

Suryo Herlambang yang menjadi perupa dan pemenang pertama mendapatkan kesempatan residensi di The Pickers’ Hut Glaziers Bay, Tazmania, Australia. Melalui residensi tersebut, Suryo menampilkan patung-patung terbarunya yang terinspirasi dari fenomena perjalanan manusia, fenomena yang baginya merupakan proses lahirnya sebuah kebudayaan baru.

Perupa kedua dan ketiga adalah Reza Zefanya Mulia dan Ajeng Maria Saputri. Mereka mendapatkan kesempatan reisdensi di Tentacles Art Space, Bangkok, Thailand. Reza menampilkan karya instalasi berdasarkan hasil pengamatannya terhadap perilaku pengunjung pameran yang gemar selfie di dalam ruang pameran. Adapun Ajeng menampilan bait-bait puisi dengan sulaman, sebagai upaya untuk membangkitkan rasa percaya diri dan respon terhadap pengalamannya ketika berada di Tahiland.

Pelaksanaan pameran Setelah Residensi Trimatra ini akan berlangsung di Galeri Salihara dan dibuka untuk umum sampai 11 Maret 2018. [DK]

Foto: Komunitas Salihara

Pameran

Pembukaan: Sabtu, 10 Februari 2018, 19:00 WIB

Pameran: 11 Februari-11 Maret 2018

Galeri Salihara

 

Terbuka untuk umum

Senin-Sabtu: 11:00-20:00 WIB

Minggu: 11:00-15:00 WIB

Hari libur nasional: Tutup

 

TINGGALKAN BALASAN