Rencana Pembangunan Pelabuhan Panjang di Lampung

Rapat pembahasan rencana induk Pelabuhan Panjang

Bandar Lampung,  Semarak.News – Rapat pembahasan rencana induk telah dilaksanakan pagi hari tadi yang dipimpin langsung oleh Kepala kantor KSOP Kelas I Panjang  yaitu Ir. Gunung Hutapea. Rapat ini membahas tentang mau dijadikan seperti apa pelabuhan panjang kedepannya.

“ini akan kita percepat kita bawa bulan depan untuk dirapatkan satu dua kali untuk disahkan pak Mentri” kata Gunung Hutapea saat diwawancarai dilokasi rapat. Kegiatan pengembangan pelabuhan panjang akan dilakukan secepatnya sehingga hal ini dapat meningkatkan perekonomian Provinsi Lampung maupun Nasional.

“Kalau PT.Pelindo dia wajib mempercepat kalau diperlambat diperbaiki semakin lambat daya saingnya jadi dia akan melakukan akselerasi pembangunan dalam rangka mendapatkan competitive advantage dari pelabuhan panjang” Lanjut Gunung. Pelindo pasti mempercepat akselerasi pembangunan agar mendapatkan keunggulan komparatif perusahaan PT. Pelindo.

“Pelabuhan ini memang belum mempunyai rencana induk pelabuhan untuk jangka pendek, menengah dan panjang dan ini saya harapkan dapat disegerakan pengembangan pelabuhan karena tidak hanya membicarakan pengembangan pelabuhan saja tapi mengakomodir seluruh perekonomian yang ada di Lampung”. Kata GM PT. Pelindo II Cabang Panjang yaitu Drajat Sulistyo.

Pelabuhan Panjang sudah dibuatkan pembangunan rencana jangka Pendek, Menengah dan Jangka panjang.  Pembuatan pembangunan ini diharapkan segera dikembangkan agar dapat meningkatkan perekonomian Lampung maupun Nasional.

“Kami punya kendala rencana pembangunan Induk ini belum disahkan sehingga kami berusaha untuk melakukan diskusi untuk bisa segera dirilis kementrian perhubungan di targetkan dalam tiga bulan atau empat bulan kedepan sudah bisa terliris semua”. Lanjut kata  Drajat.

Adanya kendala ini karena belum disahkan sehingga belum bisa dilaksanakan perkembangan pembangunan pelabuhan. Ditargetkan spade tiga atau empat bulan kedepan sudah dapat diselesaikans eluruh perizinan sehingga bisa di bangun.

TINGGALKAN BALASAN