SORONG, Semarak.news – Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat atau United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) hingga kini belum usai terus menggoreng isu kemerdekaan bagi Papua. Mulai dari klaim atas tindakan kolonial Indonesia dalam menduduki Papua tahun 1963, pelanggaran HAM aparat TNI kepada OAP (Orang Asli Papua), hingga tragedi rasisme di Surabaya, seolah mereka jadikan manuver untuk mempengaruhi pikiran OAP. Banyak yang geram atas aksi ULMWP, tak terkecuali Marinus Yaung, OAP yang kini bekerja sebagai dosen Fakultas Fisip di Universitas Cenderawasih, Jayapura, Provinsi Papua. Dilansir dari akun facebooknya @Marinus Yaung, inilah tulisan beliau:

ULMWP, MANA LAPORANMU DARI PBB ?

Delegasi ULMWP di Sidang Majelis Umum PBB ke – 74 tahun 2019 antara lain Bapak Benny Wenda, Bapak Oridek Ap, Bapak Herman Wainggai, dan Bapak John Anari, Jenifer Robinson, dll yang Tuhan Yesus kasihi.
Semoga semua delegasi dlm keadaan sehat walafiat.

Agenda politik Papua yang sedang delegasi ULMWP perjuangkan saat ini di forum UNGA 2019, kami di Papua saat ini ingin mendengar laporannya dengan benar dan sesuai fakta yang ada. Di Papua sudah terjadi gejolak politik yang menimbulkan korban jiwa dan ketidakstabilan politik dan keamanan. Jumlah korban jiwa manusia yang terenggut nyawanya akibat drama politik ULMWP di UNGA 2019 di kota New York, AS sudah mencapai puluhan jiwa. Potensi untuk terjadinya konflik terbuka antara pihak keamanan dengan kelompok perlawanan yang akan menimbulkan korban jiwa masih dimungkinkan terjadi. Situasi ketidakstabilan politik dan keamanan di Papua hari ini karena banyak orang asli Papua tergiring opini bahwa ULMWP akan memasukan agenda isu Papua dlm agenda sidang umum PBB tahun 2019 ini. Kebanyakan orang Papua sudah terhipnotis dengan drama politik ULMWP di panggung politik UNGA 2019 di kota New York.

Kalau ULMWP memiliki niat mulia untuk melindungi dan menyalamatkan nyawa manusia Papua, sudah waktunya untuk mengeluarkan press release resmi dari sidang di New York bahwa masalah Papua sudah sampai pada level atau tingkatkan mana. Semua orang di Papua butuh informasi yang benar dan jangan bohong !!!

Saya Marinus Yaung sudah mendapat banyak laporan tertulis dan sejumlah dokumen berupa foto, video dan seluruh agenda dan jadwal sidang UNGA 2019 dari markas besar PBB di Kota New York, USA. Semua laporan dan dokumen UNGA 2019 dikirim oleh Profesor Alfred de Zayes melalui email. Siapa beliau ? Sudah pasti semua orang di staf PBB tahu siapa beliau dan bagaimana kompetensinya dalam isu konflik Papua.

Saya tidak akan buka ke Publik tapi saya menunggu adanya keterangan resmi dengan isi berita dan informasi yang benar dan akurat dari delegasi ULMWP. Jangan hoax dan hoax seperti yang selama ini disampaikan!!! Berani jujur dan tidak perlu takut kehilangan muka!

Terimakasih dan Tuhan berkati dan lindungi kita semua di tanah Papua dari bahaya HOAX!

 

Sumber: https://www.facebook.com/marinus.young

LEAVE A REPLY