Sorong, Semarak.News – Prajurit Yonif Raider 509 Divif 2 Kostrad, yang sedang bertugas menjaga perbatasan Indonesia-Papua Nugini, memberikan layanan khitan masal untuk anak-anak.

Khitan masal ini digelar Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia-Papua Nugini Yonif Raider 509 Divif 2 Kostrad, bersama Hotel @HOM Premiere Abepura, Hotel Grand Abe, Perhimpunan Hotel Restaurant Indonesia (PHRI), dan Consultant Psikologi Terapan Terpadu (HIGH).

Bakti sosial ini dilaksanakan di Balai Pertemuan Kampung Woslay, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua. Selain menggelar khitan masal, juga dilakukan pengobatan gratis untuk masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Antusias masyarakat Senggi cukup tinggi menyambut kegiatan tersebut. Hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta yang mencapai 50 anak untuk mengikuti khitan massal dan puluhan warga yang mengikuti pengobatan gratis.

Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari Kepala Kampung se-Distrik Senggi, Simon Petrud Matly yang hadir pada kesempatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan khitanan massal ini merupakan kegiatan yang sangat positif, makanya warga Senggi berbondong-bondong mendaftarkan anaknya untuk mengikuti khitan secara gratis.

“Mereka (masyarakat) rela mengantri dari pagi hingga sore, agar anak-anak mereka bisa dikhitan. Pada tahun ini merupakan kegiatan khitanan massal yang animo masyarakatnya paling besar dibanding tahun tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Komandan Satgas Pamtas Indonesia-Papua Nugini Yonif Raider 509 Divif 2 Kostrad, Letkol Inf. Wira Muharromah mengatakan, kegiatan khitanan massal ini merupakan bentuk bakti sosial yang diselenggarakan secara gratis.

“Dalam kegiatan yang digelar tanpa dipungut biaya sepersen pun ini, sekaligus memberikan sosialisasi pentingnya khitan demi kesehatan. Diharapkan dengan dilaksanakan khitan dapat mengurangi resiko dan penularan penyakit menular seksual,” ujarnya.

Para peserta dilayani oleh tim kesehatan Komando Taktis Satgas Pamtas Indonesia-Papua Nugini Yonif Raider 509 Divif 2 Kostrad menggunakan couter atau laser. “Berbeda jika menggunakan gunting, khitan laser lebih cepat proses penyembuhannya dibanding dengan metode konvensional,” tuturnya.

Sumber: https://jatim.sindonews.com/read/15902/1/penjaga-perbatasan-ini-gelar-khitanan-massal-untuk-anak-papua-1572311406

LEAVE A REPLY