Bupati Tambrauw Akui Tak Bisa Kerja Sendiri, Tapi Butuh TNI

Bupati Tambrauw Akui Tak Bisa Kerja Sendiri, Tapi Butuh TNI

0
4
Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra, bersama Bupati Tambrauw Gabriel Asem saat meninjau proses pembangunan Markas Kodim 1820/Tambrauw, Papua Barat, Selasa (23/6/2020) | Dok. Pendam XVIII/Kasuari

Tambrauw, Semarak.News – Bupati Tambrauw, Gabriel Asem, mengaku tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan peran serta semua pihak terutama TNI mengurus kabupatennya.

Hal itu disampaikan Gabriel Asem dalam saat menyambut kedatangan Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra, yang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, Selasa (23/6/2020).

Pangdam XVIII/Kasuari yang didampingi Ketua Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana (KCK) Pengurus Daerah (PD) XVIII/Kasuari Retno Ali Hamdan Bogra, Irdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Steverly C. Parengkuan, Kapok Sahli Pangdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Drajad Bima Yoga melakukan kunker ke tiga daerah yaitu Kabupaten Tambrauw, Raja Ampat, dan Sorong.

Garuda Indonesia Cabang Sorong Tidak Tahu Ada Penumpang Pesawat Positif COVID-19
Wilayah Tambrauw dan Raja Ampat adalah daerah yang baru pertama kali dikunjungi Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra sejak dilantik menjadi Pangdam XVIII/Kasuari pada Mei 2020 lalu.

Rombongan yang berangkat dari Makodam XVIII/Kasuari di Manokwari, Selasa (23/6/2020) pagi menggunakan pesawat Cassa TNI AD tersebut menuju Tambrauw sebagai tujuan pertamanya. Pangdam dan rombongan datang hendak melihat langsung sejauhmana proses pembangunan Markas Kodim 1820/Tambrauw.

“Bupati tidak bisa seorang diri namun butuh institusi lainnya, dalam hal ini adalah TNI. Jadi TNI yang sekarang ada di sini bukan pasukan untuk perang namun hanya Pembinaan Teritorial (Binter) saja, mendampingi, membina masyarakat dan mempersiapkan generasi kita kalau ada yang ingin menjadi militer, dan sudah disediakan kuota sebanyak 100 orang. Jadi siapkan anak-anak kita untuk dididik menjadi tentara,” ungkap Bupati Gabriel Asem dalam keterangan resmi yang diterima AKURAT.CO, Jakarta, Kamis (25/6/2020) malam.

Gabriel berharap, warga masyarakat Kabupaten Tambrauw dapat menerima kesempatan besar ini, karena dengan menjadi pegawai negeri akan menerima gaji yang cukup lumayan.

“Kemudian nantinya personel yang akan datang di Kabupaten Tambrauw ini sekitar 300-500 orang. Dengan begitu akan dapat menumbuhkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Tambrauw, karena pasti mereka berbelanjanya ke masyarakat di sini,” ujarnya.

Menyikapi apa yang disampaikan oleh Bupati dan beberapa pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh beberapa masyarakat Kabupaten Tambrauw, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra mengutarakan bahwa perlu diketahui di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke, TNI khususnya Angkatan Darat terus membangun satuan-satuan baru, baik Kodim maupun Batalyon.

“Saya sudah sampaikan kepada Gubernur Papua Barat bahwa saya punya cita-cita untuk merekrut anak-anak Papua di tiap-tiap Kabupaten. Kalau bisa 100 orang kita siapkan untuk menjadi Prajurit dan bertugas di satuan-satuan kita yang baru. Jadi bapak-bapak yang di Kodim persiapan ini, datang ke sini bersifat untuk sementara mengisi anggota Kodim-Kodim yang ada. Harapannya, ke depan kita punya adik-adik, anak-anak yang kita rekrut dan kita tempatkan di sini,” katanya.

“Jadi kita siapkan anak-anak kita dan semoga dengan kehadiran Kodim perekonomian semakin berkembang dan maju karena tentara dari rakyat dan nantinya akan kembali ke rakyat,” ungkap Ali menambahkan.

Dari Tambrauw, Pangdam dan rombongan menuju ke Kodim 1805/Raja Ampat. Setelah menerima paparan tentang Geografi, Demografi dan Kondisi Sosial serta dinamika tugas Kodim dari Dandim 1805/Raja Ampat Letkol Inf Josef Paulus Kaiba, rombongan berkeliling melihat sarana dan prasarana di Markas Kodim yang berada di Waisai, Waigeo Selatan, itu.

Selanjutnya rombongan bertolak ke Kabupaten Sorong dan disambut oleh para pejabat Forkompimda Kabupaten Sorong, dipimpin Bupati Johny Kamuru. Hadir juga dalam penyambutan Pangdam XVIII/Kasuari dan Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari di Bandara Deo, Sorong, Danrem 181/PVT Brigjen TNI Yulius Selvanus dan istri, Kasrem 181/PVT Kolonel Inf Hariyanto dan istri, para Kasi Korem 181/PVT, para Dansat dan Kabalak Aju jajaran Korem 181/PVT.

“Saya sangat bersyukur karena dengan adanya TNI bersinergi dengan Pemda, Kepolisian serta unsur terkait lainnya di Kabupaten Sorong ini, masalah sekarang yang dihadapi yaitu Covid-19 dapat diatasi dengan baik,” ujar Bupati Sorong Johny Kamuru saat menyambut rombongan Pangdam.

“Dalam kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Pangdam, karena ini satu kehormatan bagi kami Pangdam sudah dapat hadir di sini dan sudah membangun komunikasi yang baik selama ini,” kata Johny melanjutkan.

Pada kesempatan itu, Mayjen Ali Hamdan Bogra, mengungkapkan bahwa selaku pejabat Panglima Kodam yang baru, dirinya sudah melakukan kunker ke berbagai wilayah di lingkup tugas Kodam XVIII/Kasuari, mulai dari Kaimana, Fakfak, Sorong Selatan, Maybrat, Bintuni, Pegaf, Tambrauw, Raja Ampat dan ke beberapa Polres yang ada di sana.

“Perlu kami sampaikan bahwa Kodam kami ini masih baru, jadi masih sibuk membenahi diri. Di beberapa tempat nanti kita bangun Kodim-Kodim dan saya sudah datangi tempat-tempat tersebut dan akan segera kita resmikan. Dengan demikian maka satuan-satuan bawah kita ini akan membutuhkan banyak personel untuk mengisi satuan-satuan baru tersebut. Oleh karenanya, kami harapkan kepada Bapak Bupati agar berkomunikasi dengan Kodim yang ada di sini, sehingga kita bisa merekrut putra-putri kita dari daerah Sorong untuk diterima menjadi Prajurit TNI AD,” ungkapnya.

“Dengan adanya satuan-satuan tersebut diharapkan perkembangan Kabupaten Sorong semakin baik ke depannya. Mengenai permasalahan lahan untuk satuan-satuan baru Kodam XVIII/Kasuari ini bisa ditindaklanjuti, sehingga menjadi harapan kami untuk bisa didirikan atau dibangun di Kabupaten Sorong ini,” ujar Ali menambahkan.

Sumber: https://akurat.co/news/id-1150528-read-bupati-tambrauw-akui-tak-bisa-kerja-sendiri-tapi-butuh-tni

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY