Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa di Gedung DPRD Sulawesi Tenggara

Aksi Aliansi BEM Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (sumber: Istimewa)
Aksi Aliansi BEM Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (sumber: Istimewa)

Kendari,SemarakNews, Ratusan mahasiswa Aliansi BEM Universitas Muhammadiyah Kendari melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPRD provinsi Sulawesi Tenggara. Aksi ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Jokowi-JK selama 4 tahun kebelakang. Sebelumnya ratusan mahasiswa melakukan long march dari Universitas Muhammadiya Kendari sampai ke gedung DPRD.

Adapun tuntutan aksi yang diorasikan melalui masing-masing ketua BEM Fakultas Universitas Muhammadiyah adalah:

  1. Turunkan Jokowi-JK, Negara Kesatuan Republik Indonesia lahir dari tangan ulama tetapi saat ini ulama-ulama tidak merasakan nikmatnya kesejahteraan dari pemerintah
  2. Turunkan harga BBM karena jika harga BBM tidak turun maka harga-harga industri lainnya akan semakin naik
  3. Kurangi jumlah TKA yang berada di Indonesia, Jokowi-JK dinilai telah berhasil menyediakan 10 juta lapangan pekerjaan namun lapangan pekerjaan tersebut lebih banyak diberika kepada TKA dibandingkan rakyat pribumi
  4. Menuntut DPRD provinsi Sulawesi Tenggara untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa secara cepat karena dinilai aspirasi mahasiswa tidak digubris sama sekali.
  5. Menuntut janji-janji Jokowi-JK pada saat kampanye yang masih belum terealisasi sampai sekarang

Selanjutnya aliansi BEM mahasiswa melakukan sweeping di dalam ruangan-ruangan anggota DPRD tetapi hal tersebut berbuah nihil karena seluruh anggota DPRD tidak berada di dalam area gedung. Setelah itu mahasiswa melakukan gugatan terhadap seluruh anggota DPRD karena dinilai tidak mengemban amanat rakyat dengan bolos di waktu kerja. Aksi unjuk rasa diakhiri dengan penyegelan gedung DPRD provinsi Sulawesi Tenggara dengan menggunakan pylox.(MR)

 

TINGGALKAN BALASAN