Rasio Elektrifikasi Provinsi NTB Tahun 2017 Mencapai Target

Listrik akan mempercepat pembangunan dan ekonomi nasional. Sumber: kumparan.com

Mataram, Semarak.news – Rasio Elektrifikasi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tahun 2017 telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar 72%, yaitu pada angka 85,10 %. Namun capaian tersebut masih dibawah Rasio Elektrifikasi Nasional sebesar 92,80%.

“Target kita adalah Rasio Elektrifikasi Provinsi NTB untuk tahun ini (2018) minimal dapat mencapai Rasio Elektrifikasi Nasional” kata Ir. Zaenal Abidin, M.Sc selaku Sekertaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral saat ditemui di kantornya pada Senin (26/2).

Hambatan yang dialami Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTB antara lain rentang kondisi desa-desa yang terpencil, topografi wilayah yang berbukit dan banyak kawasan hutan, dan jaringan PLN yang belum menjangkau seluruh desa dan dusun di NTB. Selain itu, terdapat beberapa daerah yang terisolasi yaitu di Kecamatan Orong Telu dan Kecamatan Lempeh di Kabupaten Sumbawa.

Selama ini Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Dinas ESDM NTB telah membantu desa dan dusun yang belum terjangkau PLN dengan membangun Solar Home System, Energi Baru Terbarukan (EBT) maupun Pembangkit Listrik Tenaga Surga (PLTS). PLTS yang dibangun dibagi menjadi PLTS komunal dan individu. PLN juga telah memberikan fasilitas pemasangan listrik gratis kepada warga yang tergolong miskin berdasarkan data yang diperoleh dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Selain itu, ‎selama tahun 2017, Dinas ESDM dan PLN telah membangun sebanyak 200 tiang penerangan jalan nasional di wilayah NTB, terdiri dari 100 tiang di Pulau Lombok, 20 tiang di Kab. Sumbawa Barat, 20 tiang di Kab. Sumbawa, 20 tiang di Kab. Dompu, 20 tiang di Kab. Bima, dan 20 tiang di Kota Bima.

Beliau menambahkan, Dinas ESDM bersama dengan PLN akan terus berupaya untuk membuat seluruh wilayah desa dan dusun yang ada di NTB teraliri listrik. (HRD)

TINGGALKAN BALASAN