Ternate, Semarak.news – KPU Malut rapat pleno yang dipimpin oleh anggota Komioner KPU, Pudja Sutamat, S.Sos., M.Si yang dihadiri kurang lebih 30 orang. Dihadiri pula dari pihak Bawaslu selaku Badan resmi yang memantau jalannya pemilu sebelum maupun sesudah nantinya.

Dalam rapat pleno yang dimulai pukul 15.00 WIT, KPU mengumumkan adanya nama calon legislatif yang tidak lolos menjadi Daftar Calon Tetap (DPT) Pemilu Provinsi Maluku Utara

“Ada 5 mantan narapidana korupsi yang telah kami akomodir karena mereka memenuhi 4 syarat komulatif dan melakukan ajudikasi dan sekarang mereka lolos menjadi DPT,” tegas komisioner KPU, Kasman Tan.

Terdapat satu nama calon legislatif dari partai Hanura atas nama Asril Ahmad yang tidak lolos karena memang ia tidak melakukan ajudikasi dan tidak juga menyerahkan 4 syarat komulatif yang ditetapkan oleh KPU.

Jumlah DPT yang diumumkan adalah sejumlah 668 calon naik dari 662 DCS. Ada calon yang sebelumnya tidak masuk DCS, telah memenuhi segala syarat sehingga menambah daftar DCT

Perwakilan parpol lakukan validasi nama caleg yang terdaftar dalam DCT

Proses validasi nama Caleg juga dilakukan dalam rapat pleno ini. KPU berharap perwakilan partai melakukan cek dan ricek nama caleg yang mewakili partainya.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kasman Tan, bahwasannya DCT digunakan sebagai alat pengadaan surat suara oleh KPU RI, maka tidak ada lagi perubahan setelah dilakukan validasi hari ini (20/9).

Namun Bawaslu masih menerima pelaporan untuk dilakukan proses mediasi dan sidang ajudikasi bagi calon yang tidak ditetapkan pada DCT dengan diberikan durasi waktu 5 hari sejak saat ini. (RESP)

TINGGALKAN BALASAN