Program Padat Karya Tunai Milik Kemendesa dan PDTT di Sungai Tabuk akan Ditinjau Presiden Jokowi

Banjar, Semaraknews – Berencana ke Kalimantan Selatan pada (25/3), Jokowi akan tinjau progres program Padat Karya Tunai (PKT) di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Program PKT ini merupakan program pemerintah melalui Kementerian Desa dan PDTT yang tujuan utamanya adalah memajukan perekonomian dan pembangunan warga khususnya yang ada di desa.

Ada beberapa alasan dibalik lahirnya program PKT ini. Yang pertama masih tingginya gizi buruk dan stunting. Yang kedua masih tingginya angka pengangguran. Yang ketiga masih tingginya angka kemiskinan. Keempat tingginya jumlah desa tertinggal. Dan terakhir terjadinya migrasi dan urbanisasi yang tinggi.

Perlu langkah nyata untuk mengatasi masalah tersebut, salah satunya memanfaatkan dana desa guna percepatan penurunan kemiskinan dan ketimpangan melalui program PKT.

Sumber dana program PKT ini diambil melalui pos dana desa dengan memperhatikan apa yang telah diatur dalam Surat Keputusan Empat Menteri ( SKB 4 Menteri ).

Dijelaskan dalam keputusan bahwa upah harus 30 % dari nilai pembangunan desa. Hal tersebut dibenarkan oleh Nursaid, Kasubdit Pengembangan Kapasitas Masyarakat Desa.

“Dari 100% dana yang ada, 30% diantaranya harus dibayarkan kepada tenaga kerja. Misalkan ada Rp 100 juta maka Rp 30 juta adalah hak milik para pekerja”, ujarnya.

Kemudian Nursaid juga menjelaskan bahwa di Kabupaten Banjar khususnya di Kecamatan Sungai Tabuk sedang berlangsung Program PKT tahap pertama. Pada tahap pertama ini anggaran yang digelontorkan adalah sebesar Rp 115.919.200. Dengan total pekerja yang ada sebanyak 30 orang.

Program PKT di Kecamatan Sungai Tabuk ini mengerjakan proyek Peningkatan/Perkerasan Jalan Lingkungan. Lamanya pengerjaan program ini adalah 15 hari.

“Program PKT berupa Peningkatan jalan lingkungan ini akan mempekerjakan 30 orang selama 15 hari,” tegasnya (24/3).

Nursaid juga mengungkapkan kesiapannya saat Presiden Jokowi berkunjung ke Kabupaten Banjar. Rencananya Presiden akan meninjau Program Padat Karya di Sungai Tabuk. Ditambah dengan adanya Pasar Murah yang secara simbolis akan dibuka oleh Menteri Desa dan PDTT.
“Selain PKT, nantinya juga akan ada Pasar Murah. Harga Rp 100 ribu cukup bayar Rp 50 ribu saja. Ada gula, telur, minyak, dll”, ujarnya.

Jalan yang rencananya akan dikeraskan melalui program PKT di Sungais Tabuk (24/3). [sumber: Semaraknews ]

TINGGALKAN BALASAN