Prabowo Siap Jaga Nilai Religius Semua Agama di Indonesia

Jakarta, Semarak.news – Pasangan Calon Presiden dan wakil Presiden Prabowo-Sandiaga Salahuddin Uno tak mau adanya konflik di masyarakat yang dikarenakan tindakan penistaan atau penodaan agama dengan menyatakan siap untuk menjaga semua agama yang diakui di Indonesia

Hal tersebut  terdapat dalam salah satu poin dalam Pakta Integritas yang ditandatangani Prabowo atas nama pasangan Prabowo-Sandi untuk menggalang dukungan dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, dalam Ijtimak Ulama II, di Jakarta, Minggu(16/9)

“Siap menjaga agama-agama yang diakui pemerintah Indonesia dari tindakan penodaan, penghinaan, penistaan, ” mengutip penggalan poin nomor 10 Pakta Integritas yang ditandatangani Prabowo.

“Serta tindakan lain yang bisa memancing ketersinggungan atau terjadinya konflik melalui tindakan penegakan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” juga mengutip bunyi dari poin yang sama.

Sebelumnya, Prabowo menandatangani Pakta Integritas yang disodorkan GNPF Ulama dalam Ijtima Ulama II di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Minggu (16/8).

Ketua Umum Partai Gerindra ini menyatakan tidak keberatan untuk menjaga moralitas dan mentalitas masyarakat dari gaya hidup dan paham yang bertentangan dengan budaya masyarakat Indonesia. Ia juga siap menjaga dan menjunjung nilai-nilai religius dan etika yang ada di masyarakat.

Mantan Danjen Kopassus ini juga siap mendukung perjuangan kemerdekaan negara Palestina di berbagai panggung diplomatik dunia. Prabowo siap mendukung sesuai dengan yang dikehendaki Pembukaan UUD 1945.

“Sanggup menjaga dan mengelola Ukhuwah Islamiah (Persaudaraan Umat Islam) secara adil untuk menciptakan ketenteraman dan perdamaian di tengah kehidupan masyarakat Indonesia,” mengutip bunyi Pakta Integritas.

Pada poin lainnya, Prabowo siap menjaga amanat TAP MPRS No 25 tahun 1996 untuk menjaga keutuhan NKRI dari acaman komunisme. Juga dari paham- paham lain yang dapat melemahkan negara Indonesia. Termasuk imperialisme dan gerakan separatis dari dalam negeri.

“Dan menjaga kelayakan pelayanan rumah sakit baik pemerintah maupun swasta,” mengutip bunyi Pakta Integritas.

Dari segi hukum, Prabowo menyoroti aspek penegakkan hukum yang dilaksanakan secara adil tanpa pandang bulu. Ia menjamin warga negara memperoleh haknya dalam berserikat, berkumpul, dan menyatakan pendapat. Baik itu secara lisan maupun tulisan.(RESP)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN