Bawaslu Kaimana Sosialisasikan Pengawasan Pemilu Partisipatif

Bawaslu Kaimana Sosialisasikan Pengawasan Pemilu Partisipatif

0
70
Ibnu Masyud Sirfefa saat membuka acara sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif.

Kaimana, Semarak.News – Untuk memberikan pembelajaran politik kepada masyarakat selaku pemilih, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kaimana menggelar sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif, di Kaimana Beach Hotel,  Rabu (11/3). Hadir dalam kegiatan ini,  Ketua Bawaslu Papua Barat Ibnu Masyud Sirfefa,  Kadistrik Kaimana, Komisioner Bawaslu Kaimana.  Selain itu hadir juga perwakilan Ormas, tokoh masyarakat, tokoh adat, 8 kepala suku asli Kaimana dan perwakilan suku- suku Nusantara di Kaimana.

Kegiatan dilaksanakan berdasarkan Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Serta Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 1 Tahun 2020, tentang Tata Kerja dan Pola Hubungan Badan Pengawas Pemilihan Umum. Surat Edaran Bawaslu provinsi Papua Barat Nomor 002/K PB/PM 00.01/II/2020 perihal lnstruksi Standar pengawasan Tahapan Perlmlihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020.

Ketua Bawaslu Kaimana Karolus Kopong Sabon, SE dalam sambutannya mengatakan jika Bawaslu secara kelembagaan memiliki tanggung jawab melakukan pengawasan dari setiap tahapan Pemilukada, yang dilaksanakan ditingkat kabupaten/kota. Serta menjadi pemantau pemilu dan menjadi pelapor ketika menemukan dugaan pelanggaran di setiap tahapan pemilu.

“Untuk melakukan hal ini Bawaslu tidak bisa melaksanakan sendiri, dengan keterbatasan jumlah personel disetiap tingkatan. Begitu pula untuk setiap pengawasan tahapan, maka dari itu kami membutuhkan dukungan dari semua lapisan masyarakat yang ada di Kaimana. Sehingga cita -cita kita, untuk menciptakan pemilu yang bermartabat dapat diwujudkan,” jelasnya.

Dikatakan Karel, jika masyarakat mempunyai hak untuk mengawasi dengan berbagai cara yang tepat. Mulai dari terlibat sebagai penyelenggara Pemiu, dan saat ini lanjutnya baik KPU maupun Bawaslu tahapan sudah berjalan pada tingkat kampung maupun desa. Sehingga masyarakat diminta untuk berperan aktif, memberikan pengawasan.

Sementara itu Ketua Bawaslu Papua Barat,  Ibnu Masyud Sirfefa dalam sambutannya mengatakan jika ada 270 daerah yang akan melaksanakan Pilkada pada tahun 2020 ini. Dari 270 daerah, menurut Ibnu terdiri dari 9 Provinsi, 37 kota dan 224 kabupaten.

“Dari jumlah ini kita di Papua Barat ada 9 kabupaten yang akan melaksanakan pilkada. Dan dua minggu lalu Bawaslu RI telah menetapkan, daerah yang masuk Indeks Kerawanan Pemilu. Sehingga saya berharap mari kita ciptakan Pilkada yang aman dan damai di Papua Barat,” pungkasnya.

Sumber: https://www.radarsorongnews.com/2020/03/12/bawaslu-gelar-sosialisasi-pengawasan-pemilu-partisipatif/

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY