Foto bersama saat pembukaan Rakorcab dan Pembekalan Pemilihan Legislatif DCT PKB Kota Ternate.

Ternate, Semarak.news—“Bila pileg 2019 dilakukan hari ini, saya yakin PKB akan menang,” ucap Ketua DPW PKB Maluku Utara, Jasri Usman saat diwawancarai oleh wartawan Semarak seusai membuka Rakorcab dan Pembekalan Pemilihan Legislatif DCT PKB Kota Ternate, Sabtu (3/11/2018), di Hotel Grand Majang.

Hal tersebut lantaran partai yang lahir pasca lengsernya Presiden Soeharto pada 21 Mei 1998 ini telah membentuk stategi jitu pemenganan pileg 2019. Selain menargetkan pemilih muda atau milenial, PKB sedang membentuk tip pemenangan di tiap TPS di Maluku Utara. Setidaknya sudah ada relawan di 721 TPS di Kab. Halmahera yang siap mencari basis massa.

“Di Halmahera Selatan saya sudah membentuk tim pemenangan di 721 TPS.” Tambah Jasri.

Dia menambahkan, setidaknya ada dua orang di setip TPS. Artinya sudah ada 1442 orang yang siap mencari basis massa untuk memangkan PKB pada pileg 2019. Selain itu, prasyarat untuk menjadi relawan cukup ketat. Relawan harus memiliki KTP asli, nomor handphone yang sudah teregristrasi. Bahkan aplikasi untuk menjadi relawan juga sudah disiapkan sebagai upaya mempermudah masyarakat untuk ikut menjadi relawan.

Jasri juga berharap agar hal ini ditiru oleh para caleg dari PKB. Merurutnya, pembentukan relawan di tingkat kelurahan/desa masih belum kuat untuk mendulang suara pada Pileg 2019. Maka dari itu harus dibentuk relawan di tiap TPS.

“Kita harus menangkan (pileg) di TPS bukan kelurahan. Pertarungan sebenarnya terjadi di TPS bukan kelurahan.” Terang Jasri di sela-sela wawancara.

Pada Pileg 2019, PKB optimistis dapat merebut satu kursi DPR-RI Dapil Malut fraksi PKB dari total tiga calon. Caleg tersebut adalah Abdurachman Lahabato yang saat ini menjabat sebagai Senator DPD RI mewakili Maluku Utara periode 2014-2019. Lalu gitaris grup band Seventeen, Herman Sikumbang dan Kakak Bupati Halmahera Barat, Noli Missy.

Sementara itu, PKB juga menargetkan lima kursi DPRD Provinsi pada Pileg 2019 dan seminimalnya satu kursi untuk DPRD kota/kabupaten. Optimisme ini muncul meningat di masing-masing dapil rata-rata diisi dengan anak muda dengan probabilitas suara yang cukup baik.

Berdasarkan vox populi (suara rakyat), terang Jasri, elektabilitas PKB saat ini berada pada urutan ke tiga (10,4%) setelah PDI Perjuangan (25%) dan Gerindra (11%), lalu disusul dengan Golkar (10,2%) di urutan keempat.

Dia juga menyikapi terkait pemasangan Alat Perga Kampanye (APK) yang sudah dipasang oleh parpol lain. APK yang dipasang masih sembarangan dan belum sesuai dengan ketentuan. “PKB akab bersinergi dengan KPU dan Bawaslu. Kita akan sesuaikan konten agar tidak sembarangan dan sesuai dengan ketentuan,” ungkpanya.

Adapun silaturahmi ke tokoh agama tidak dilarang oleh PKB. Para caleg didorong untuk bersilaturahmi dan tetap melakukan pembentukan rewalan di TPS. Tidak hanya itu, PKB dan partai koalisi sedang melakukan pembentukan tim di tiap-tiap kota/kabupaten untuk mendapatkan lebih dari 60 persen perolehan suara capres Jokowi-Maruf Amin.

Dari rakot tersebut, Jasri berharap agara para caleg siap untuk Pileg 2019 dan mampu menyiapkan strategi-strategi jitu memenangakan pileg. “Semoga dengan rakor ini, para caleg siap untuk Pileg 2019.” (MDZ)

 

TINGGALKAN BALASAN