PKB Alor Ancam Bawa Kasus Pelanggaran Kampanye ke PTUN

PKB Alor Ancam Bawa Kasus Pelanggaran Kampanye ke PTUN

0
58

Alor Semarak.News | CENTRA Gakumdu Alor putuskan kasus penyerahan bantuan gitar oknum Calon Legislatif Darlia Bai Gawi tidak ada pelanggaran. Keputusan tersebut diumumkan dalam Jumpa Pers bersama wartawan di Sekretariat Gakumdu Alor, (27/2/19) lalu.

Sekretaris DPC PKB Alor, Paulus Buche Brikmar selaku pelapor

Menanggapi hal tersebut, Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Alor akan menindaklanjuti dengan melaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Jakarta.

Sekretaris PKB Alor Paulus BucheĀ  Brikmar mengatakan, pihaknya telah menerima salinan putusan Gakumdu Alor terkait kasus tersebut. Anggota DPRD Alor ini menyatakan, secara organisasi, DPW PKB NTT juga merespon atas kasus ini serta siap mengawal ke DKPP dan PTUN.

“Kami sedang siapkan berkas. Dalam waktu dekat ini akan segera dikirim ke PTUN. Kami juga sudah siapkan Kusasa Hukum untuk mengawal kasus ini,” katanya kepada wartawan di Sekretariat PKB Alor (28/2/19).

Caleg PDIP Darlia Bai Gawi, menyerahkan bantuan gitar kepada warga jemaat Tasik Wolang Desa Probur Utara Kecamatan Abad

Menurut Buche, kasus yang ia laporkan ke Bawaslu Alor, yakni penyerahan gitar oknum Caleg PDIP Dapil 2 Darlia Bai Gawi di Gereja Tasik Wolang Desa Probur Utara Kecamatan Alor Barat Daya (Abad) beberapa waktu lalu adalah pelanggaran kampanye. Namun dalam proses klarifikasi di Centra Gakumdu, justru memutuskan tidak ada pelanggaran.

Menurutnya, Gakumdu dalam menafsirkan Undang-undang No. 7 Tahun 2017, sehubungan atas pelanggaran yang dilakukan Caleg Darlia Bai Gawi yang juga istri Kabag Umum Setda Alor Mat Baisaku, pasal larangan dalam Pemilu itu jelas.

“Bagaimana mungkin seorang Caleg berada dalam rumah ibadah dan memberikan barang yang nilainya ratusan ribu, lalu tidak terbukti melanggar aturan, hanya karena tidak dalam jadwal kampanye serta tidak menyampaikan visi-misi, ini kan aneh,” tegasnya.

Buche mengatakan, dengan keputusan Bawaslu Alor yang mengatakan bahwa Darlia Bai Gawi tidak melanggar aturan, maka dengan sendirinya Bawaslu Alor telah membuka ruang kepada para Caleg yang lain untuk dapat memberikan barang atau sejenisnya kepada gereja atau masyarakat, asalkan diluar dari jadwal kampanye serta caleg tidak boleh menyampaikan visi-misinya.

Buche menegaskan, Bawaslu Alor dengan sendirinya telah menabrak aturan, yang selama iniĀ  disuarakan kepada masyarakat. Aturan tersebut, Bawaslu sendiri menyuarakan Kampanye Damai, Bebas Money Politik, Kampanye Bersih dan lain sebagainya. Namun faktanya justru berbeda.

Seperti diberitakan sebelumnya, Caleg PDIP Darlia Bai Gawi dilaporkan ke Bawaslu Alor karena terbukti melakukan penyerahan bantuan gitar kepada warga jemaat Tasik Wolang Desa Probur Utara, Abad. Selain penyerahan bantuan gitar, istri Kabag Umum Setda Alor Mat Baisaku ini juga diduga membagi-bagi bantuan semen dan fiber dibeberapa tempat di Dapil 2. *(dako)

Edit: Joka

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY