Persiapan Palembang Menjadi Tuan Rumah Asian Games 2018

Palembang, Semarak.News – Jakabaring Sport City (JSC) akan menjadi salah salah satu tuan rumah pelaksanaan Asian Games 2018. Dalam wawancara langsung bersama dengan International Games Broadcast Services (IGBS) pagi ini, Senin (9/4) di balkon Rowing Lake Jakabaring, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menjelaskan mengenai persiapan Palembang sebagai co-host Asian Games 2018.

Turut mendampingi Gubernur, Dirut PT JSC Bambang Supriyanto, Dirut Swarna Dwipa Augie Bunyamin, Kadis PU Cipta Karya Basyaruddin Ahmad, Plt Kadis Kominfo Isnanda, perawakilan KONI Sumsel. IGBS selanjutnya akan menyiarkannya ke 45 negara peserta Asian Games 2018.

Alex mengatakan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan mengenai persiapan Asian Games Agustus mendatang di Kota Palembang. Bahkan, menurutnya persiapan Palembang jauh lebih baik, mulai dari kesiapan venue yang terintegrasi dan berstandar international terletak dalam satu hamparan ditengah-tengah kota atau masyarakat lebih mengenalnya dengan Jakabaring Sport City (JSC) hingga infrastruktur penunjang untuk event olahraga international tersebut.

Alex menuturkan, bukan lah hal yang mudah untuk dapat menjadi tuan rumah event international Asian Games, semua itu direbut karena Provinsi Sumsel memiliki pengalaman menyelenggarakan event-event olahraga international sekelas Asia, Asia Pasifik bahkan dunia.

” Penyelenggaraan event dimulai dari PON 2004, Sea Games 2011, 3rd Islamic Solidarity Games 2013 dengan peserta 52 negara, 17th Association of South East Asian Nations (ASEAN) University Games pada 2014. Sejak saat itu 42 event olahraga bertaraf Asia, Asia Pasifik bahkan dunia bermain di JSC, jadi pengalaman JSC tidak perlu diragukan lagi,”ungkapnya

Lebih jauh Alex mengungkapkan, modal utama yang dimiliki provinsi Sumsel dan telah diakui dunia, Provinsi Sumsel adalah provinsi yang konsisten menjaga kondusifitas. Dimana, tidak ada kerusuhan antar etnis, budaya apalagi agama. Faktanya, Ia menyebut saat ini sedang dibangun enam rumah ibadah dari enam agama secara berdampingan.

“Modal utama kita Provinsi Sumsel ini dipercaya melaksanakan event-event Internasional karena kondusifitas daerah. Alhamdulillah belum pernah terjadi dan Insya Allah tidak akan pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan antar umat beragama. Bahkan zero konflik Provinsi Sumsel sudah menjadi perhatian dunia,” Katanya

Kemudian, dikatakan Alex pula berkaitan dengan transportasi yang diperbolehkan untuk mengangkut atlet dan official Asian Games 2018 selama berada di kompleks JSC hanya electric car dan hydrogen car (Zero emission mobility). Dimana Provinsi Sumsel merupakan pertama kali di Indonesia yang akan menggunakannya. lebih membanggakan pula adalah penggunaan Hydrogen car saat Asian Games 2018 mengalahkan Tokyo yang baru akan realisasi pada tahun 2020.

“Yang Paling fenomenal adalah Light Rail Transit (LRT) pertama yang menyebrangi sungai yakni Sungai Musi, perjalanan dari bandara sampai JSC itu juga sudah termasuk perjalanan wisata. Sampai ke JSC atlet diangkut dengan hydrogen car. Jadi kita betul-betul memberi kenyamanan untuk para Atlet,” tuturnya

Wawancara ini dilakukan langsung oleh Coordinating Producer IGBS Mathew Smith. Mr Smith tampak sangat mengagumi konsep pemikiran Alex Noerdin terkait keberadaan JSC.

Mr Smith menilai JSC memang sangat bagus dan luar biasa. Dirinya juga baru pertama kali melihat konsep kawasan olahraga yang sebaik ini. “Semuanya bagus, indah dan nyaman,” katanya.

Usai wawancara Alex mengajak tim dari International Games Broadcast Services (IGBS) mengelilingi JSC, melihat langsung venue-venue hingga ke wisma atlet. Dalam kesempatan ini Alex mengendarai sendiri golf car didampingi oleh Matthew Smith Coordinating Producer IGBS AG.

TINGGALKAN BALASAN