Pernyataan Sikap Aliansi Umat Islam Batam Terhadap Puisi Sukmawati Soekarnoputri

Pernyataan sikap dan deklarasi oleh Aliansi Umat Islam Batam dalam menentang puisi Sukmawati Soekarnoputri

Batam, Semarak.news – Aliansi Umat Islam Batam (AIUB) menyatakan sikap terhadap puisi yang dibacakan oleh Sukmawati Soekarnoputri berjudul “Ibu Indonesia” saat pegelaran 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week, Jakarta. Pasalnya isi puisi tersebut dianggap menistakan ajaran agama Islam karena menyinggung masalah cadar dan suara adzan.

AUIB juga telah menyatakan sikap dan mendeklarasikan pertentangan terhadap Sukmawati Soekarnoputri agar para aparat penegak hukum dapat memberikan tindakan hukum karena dianggap telah melakukan penistaan agama melalui puisi yang dibacanya.

“Aliansi Umat Islam Batam bersama masyarakat Batam siap melakukan Aksi Bela Islam dalam menentang puisi Sukmawati Soekarnoputri yang dibacakan saat dilakukan acara di JCC, Jakarta karena dinilai melakukan penistaan terhadap agama Islam,” kata Erwin Herdiawan selaku Ketua AUIB saat melakukan deklarasi pernyataan sikap bersama para simpatisan Mujahid Batam di Saung Indah Suwargi, Batam Center, Kota Batam, Rabu (4/4).

Erwin Herdiawan alias Abu Ghaza juga menjelaskan bahwa secara jelas dalam puisi yang dibacakan oleh Sukmawati berisi kalimat ujaran kebencian dan niat jahat ketika menjelaskan perbandingan konde dengan cadar serta perbandingan kidung dengan suara adzan yang dianggap menistakan agama Islam.

“Isi puisi Sukmawati berisikan niat jahat yang disengaja dari kata perkatanya dan nadanya ditujukan untuk menistakan agama Islam yang dapat didengar ketika menyatakan pernyataan cadar dan suara adzan,” jelasnya.

Lanjut AUIB juga nantinya akan mengajak seluruh umat Islam di Batam untuk bersama-sama menyuarakan dan mendukung “Aksi Bela Islam” dengan melakukan perlawanan dan melaporkan perbuatan penistaan agama Islam oleh Sukmawati ke Kepolisian. Menurutnya, perbuatan yang dilakukan Sukmawati melukai dan membuka luka lama umat Islam pada kasus penistaan agama yang pernah dilakukan oleh Ahok beberapa tahun yang lalu.

Erwin Herdiawan menjelaskan pada lusa nanti AUIB akan melakukan aksi dan mengajak seluruh umat Islam Batam untuk melaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Polda Kepri. “Sebelumnya kami telah melaporkan hal ini ke Polda Kepri, namun laporan tersebut hanya sebatas laporan pengaduan masyarakat, besok lusa kami akan mengadakan aksi untuk menuntut kepolisian menindak tegas Sukmawati sebagai pelaku penista agama,” tutur Erwin Herdiawan yang memiliki nama lain Abu Ghaza ini.

Umat Islam harus bergerak bersama untuk melakukan perlawanan agar agama Islam tidak dilecehkan lagi. “Mengkutip dari kalimat Buya Hamka, jika diam saat agamamu dihina gantilah bajumu dengan kain kafan,” lanjut Erwin sambil meneriakkan kalimat takbir untuk mengajak seluruh umat Islam Batam bersama-sama melakukan aksi perlawanan terahdap Sukmawati Soekarnoputri. (DIT)

TINGGALKAN BALASAN