Permuda Kapuas Raya Tagih Janji Midji – Norsan

0
66
Sutarmidji - Ria Norsan saat pelantikan di Istana Negara

Pontianak, Semarak.news  Perhimpunan Pemuda (Permuda) Kapuas Raya menegaskan akan menagih janji Sutarmidji – Ria Norsan yang pernah diucapkan pada saat berkampanye lalu. Dimana salah satu janji tersebut adalah merealisasikan pemekaran Provinsi Kapuas Raya.

Kordinator Presidium Permuda Kapuas Raya, Giat Anshorrahman mengatakan bahwa Pemekaran daerah yang dijanjikan tersebut tidak boleh diabaikan dan harus lansung dikerjakan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar yang baru. Apalagi Midji – Norsan sendiri telah telah menyakinkan masyarakat bahwa Pemekaran Kapuas Raya merupakan program prioritas jika mereka terpilih nanti.

“Tentulah kami akan kawal janji Pak Midji soal Pemekaran itu. Karena itu program perioritas beliau. Bahkan beliau sempat mengatakan bahwa untuk memekarkan Kapuas Raya itu tidak sulit. Jadi-janji itu yang kami nantikan realisasinya,” jelas

Menurutnya pada Pilkada 2018 yang lalu, Isu pemekaran menjadi topik yang paling sering di bahas di setiap debat kandidat maupun pada saat kampanye. Bahkan ketiga Pasangan calon menggiring isu tersebut untuk mendapat dukungan masyarakat.

Sehingga pihaknya meminta jangan sampai Pemekaran tersebut hanya sekedar kecap manis untuk mendulang suara pada Pilkada lalu, namun setelah jadi, malah di lupakan begitu saja.

“Kami nilai Pilkada kemarin tidak ada calon yang menolak Kapuas Raya. Nah itu bisa dikolaborasikan gagasan-gagasannya dengan lawan pada saat Pilkada lalu atau berbagi informasi dengan gubernur periode lalu terkait pemekaran ini,” tambah Giat.

Giat meminta kepada seluruh elemen masyarakat Kalbar untuk bersama-sama merealisasikan Pemekaran Kapuas Raya tersebut. Memurutnya menjadi keharusan pemerintah Kalbar untuk mendukung pemekaran daerah ini. Karena Kapuas Raya sendiri merupakan idaman dari masyarakat di Timur Kalbar.

Kembali Giat tegaskan Kapuas raya bisa saja terealisasi, asalkan semua pihak yang ada tidak egois. Untuk merealisasikan hal tersebut semua elit Politik harus mengedepankan kepentingan masyarakat. Karena, menurut Giat persoalan pemekaran tidak akan bisa dilepaskan dari politik itu sendiri.

“Sudah saatnya semua Politikus bersikap Negarawan. Dengan mengedepankan kepentingan rakyat. Jangan sampai karena perbedaan kepentingan politik malah melupakan masyarakat dibawah,” tegas giat kembali.

Apalagi pemekaran itu, akan berdampak baik bagi pembangunan di lima kabupaten/kota yang sekarang masih dinilai tertinggal. Dengan adanya pemekaran daerah maka daerah timur akan mengalami percepatan pembangunan.

Menurutnya tidak ada alasan pemekaran Kapuas Raya tidak terealisasi. Jika berbicara moratorium dari pemerintah pusat maka yang patut dipertanyakan kenapa beberapa daerah Indonesia bisa dimekarkan disaat moratorium masih berjalan.

“Kita ingin lihat kesungguhan para elit politik kita dalam berdemokrasi, apakah tepat janji atau tidak. Pemekaran ini persoalan ada atau tidak keinginan pemerintah untuk memekarkan. Tentu mereka lebih paham bagaimana metode dan caranya,” tegasnya.

Yang perlu dilakukan oleh Pemprov adalah membangun kordinasi dengan lima daerah yang akan masuk kedalam provinsi baru tersebut. Khususnya daerah yang akan menjadi calon Ibu Kota Kapuas Raya nantinya.

Selain persiapan dalam teknis dan sebagainya yang dibutuhkan dalam merealisasikan Provinsi Kapuas Raya.

Penting juga dipikirkan bagaimana pemerintah kedepan berjalan sesuai dengan tujuan pemekaran dan memperhatikan potensi Sumber daya yang bisa dimanfaatkan untuk dijadikan pendapat asli daerah.

Dari beberapa kali mengundang dan berdiskusi dengan tokoh-tokoh masyarakat maupun elit partai. Pihaknya yakin Kapuas Raya dapat terealisasi, dengan syarat kesungguhan pemerintah itu sendiri.

“Kita tentu sebagai pemuda tidak boleh diam. Kami ingin menjadi bagian dari sejarah Kapuas Raya. Makanya Niat baik untuk pemekaran kami sambut dengan baik pula. Rencanya dalam waktu dekat kami akan gelar kegiatan, dimana Gubernur akan kami undang dan kami akan sampaikan juga gagasan-gagasan anak muda dari Timur Kalbar,” tutupnya. (FAR)

LEAVE A REPLY