Penyelundupan 950 Karung Bawang Merah di Kabupaten Aceh Tamiang

Penggagalan Penyelundupan Bawang Putih Merah di Aceh Tamiang.jpeg

Aceh, Semarak.News – Tim patroli Bea dan Cukai Wilayah Aceh berhasil gagalkan upaya penyelupan bawang merah sebanyak 950 karung, dan beberapa barang impor lainnya yang berasal dari Satung, Thailand.

Selain dari bawang merah ditemukan juga beberapa barang lain seperti 175 Batang bibit pohon kurma, 26 ekor ayam jago, 70 kantong vitamin unggas, 75 karton teh dan dua karung pupuk.

Barang selundupan tersebut dikirim melalui perairan ujung Aceh Tamiang dan diangkut dengan KM Tuna I berisikan lima crew dan satu nahkoda.

ketika dilakukan pengecekan dokumen kelengkapan oleh petugas, nahkoda dan crew tidak dapat menunjukkan dokumen kepabeanan yang sah sehingga diduga yang bersangkutan melakukan tindakan pidana penyeludupan ungkap Agus Yuliandan (Kakanwil Bea Cukai Aceh) pada saat konferensi pers di Lung Bata Banda Aceh, Jumat (16/3/2018).

jika dilihat secara perundang-undangan kegiatan tersebut telah melanggar pasal 102 huruf A Undang -undang nomor 17 Tahun 2006 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 10 Tahun 1995 tentang kepabeanan yang berbunyi setiap orang mengangkut barang impor yang tidak tercantum dalam manifestasinya dipidana karena melakukan penyeludupan di bidang impor dengan pidana penjara paling singkat satu tahun dan pidana penjara, paling lama 10 tahun dan denda paling sedikit 50 juta dan paling banyak lima miliar..

Total nilai dari barang ilegal tersebut sebesar Rp 1.028.600.000,00. dan diperkirakan merugikan negara sebesar Rp 231.435.000,00. (MH)

TINGGALKAN BALASAN