Penawaran Menarik dari Xiaomi untuk Konsumen Black Market di Indonesia

ilustrasi (sumber: teknosid.com)

Jakarta, Semarak.News – Xiaomi kembali membuat gagasan yang memanjakan konsumennya. Perusahaan teknologi asal China memberikan sebuah penawaran yang sangat menguntungkan untuk pengguna xiaomi di Indonesia. Banyaknya smartphone Black Market (BM) yang saat ini merajai pasaran teknologi Indonesia membuat masyarakat tergiur dengan harganya yang terjangkau. Bagaimana tidak, harga yang didapat konsumen bisa jauh lebih murah dari harga smartphone yang dijual secara resmi ditambah dengan adanya garansi yang tersemat. Xiaomi membuat kebijakan baru yaitu membuka pelayanan perbaikan untuk produk smartphone Xiaomi di Mi Exclusive Service Center.

 

Tapi, tidak semudah itu mendapatkannya. Ada beberapa syarat dan ketentuan yang berlaku terkait layanan ini. Mi Exclusive Service Center hanya melayani perbaikan software upgrade dan hardware, tetapi tidak berlaku untuk pergantian suku cadang atau service mesin utama. Ketentuan lain yaitu hanya berlaku untuk ponsel Xiaomi yang beredar di Indonesia.

Xiaomi hanya ingin memegang teguh komitmennya untuk menciptakan kenyaman dan pelayanan terbaik bagi konsumennya meskipun itu produk yang dijual secara ilegal. Berikut daftar samrtphone Xiaomi yang beredar resmi di Indonesia dan produk non garansi yang bisa mendapatkan layanan perbaikan di Mi Exclusive Service Center:

  • Redmi 1S
  • Redmi 2
  • Redmi 3
  • Redmi 3S
  • Redmi 4A
  • Redmi 4X
  • Redmi Note
  • Redmi Note 3
  • Redmi Note 4 (Qualcomm)
  • Redmi 5A
  • Mi A1
  • Redmi 5
  • Redmi 5 Plus
  • Redmi Note 5
  • Redmi S2

“Sejalan dengan tujuan kami, yaitu menjamin pengalaman pengguna terbaik, kami tetap membantu layanan purna jual untuk produk tidak resmi, terbatas hanya untuk model yang resmi hadir di Indonesia,” ungkap perwakilan Xiaomi, Selasa (18/9).

Keputusan tersebut menimbulkan polemik dimata beberapa pengamat gadget dan smartphone di Indonesia. Henry SW dan Ario Pratomo mengkritik tentang kebijakan yang seakan-akan pihak xiaomi mendukung persebaran ponsel Black Market di Indonesia.

Xiaomi saat ini menduduki posisi kedua Brand smartphone terlaris di Indonesia menurut riset IDC pada kuartal kedua 2018. Menjadi pesaing utama dalam memikat hati masyarakat Indonesia dengan perusahaan teknologi asal Korea Selatan yaitu Samsung yang semakin hari kalah bersaing. Perusahaan yang dipimpin oleh Lei Jun sebagai CEO Xiaomi menargetkan untuk mengambil posisi puncak sebagai smartphone murah tetapi memiliki spesifikasi luar biasa. (KD)

 

TINGGALKAN BALASAN