Bandung, Semarak.News – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) saat ini tengah memproses 112 dugaan pelanggaran dalam Pilkada Serentak di Jabar 2018. Pelanggaran yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) cukup dominan.

Seperti disampaikan Harmius Koto, Ketua Bawaslu Jabar pada Senin (19/03/18). Dari 112 kasus tersebut sebanyak 64 kasus temuan di lapangan dan 48 laporan masyarakat. Sebanyak 55 kasus terjadi saat masa pencalonan, 42 terjadi pada masa kampanye, dan 15 pada tahap sebelum kampanye.

Terkait jenisnya, ada 12 kasus dugaan pelanggaran administrasi, 26 kasus pelanggaran pidana, dua kasus kode etik, 30 kasus pelanggaran ASN, dan 20 kasus kepala desa, dan tiga kasus mutasi jabatan oleh petehana. Ia menambahkan bahwa pelanggaran tersebut terjadi merata di 27 kabupaten/kota se Jawa Barat.

Semua pelanggaran saat ini sedang diproses.

Kasus pelanggaran paling banyak terjadi di Kab. Majalengka dengan 23 kasus, Kab. Karawang 11 kasus, Kab. Ciamis 9 kasus, Kab. Bogor 9 kasus, dan Kota Tasikmalaya dengan 8 kasus. (PN)

TINGGALKAN BALASAN