PDDA Gelar Bedah Buku dengan Judul “Pemuda dan Syariat Islam dalam Perspektif Politik Aceh”

Bedah Buku oleh PDDA

Aceh, Semarak.News – Pemuda memiliki peranan penting dalam perkembangan suatu bangsa. Baik atau burukya suatu bangsa tergantung pada bagaimana akhlaq pemuda dan masyarakat yang ada di dalamnya. Untuk mengupas hal tersebut maka diselenggarakan acara bedah buku karangan Dr. Tgk. Hasanuddin Y.A MCL, MA. Oleh komunitas Pemuda Dewan Dakwah Banda Aceh di ruang inferensi, Fakultas Hukum, Universitas Syiah Kuala, Kota Banda Aceh. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Dr. Zahratul Idami, S.H, M.H. dan Herman RN, S.Pd, M.Pd., serta di moderator oleh korda PDDA, Maulida.

Syariat Islam pada masa sekarang masih dalam keterputukan oleh karena itu perlu diperjuangkan. Berbagai permasalahan yang ada ditimbulkan karena tidak sempurnanya penegakan syariat di Aceh. Selaku rakyat kita memiliki tugas untuk mengingatkan pemerintah bahwa dalam setiap pembuatan kebijakan tidak boleh melenceng dari syariat, kondisi pemerintahan sekarang yang pada kenyataanya walaupun sudah dipimpin oleh pemimpin muslim namun disayangkan perilakunya menyalahi syariat. Dalam buku ini dibahas secara komprehensif hubungan antara politik dan syariat yang mana setiap periode kehidupan berpolitik di Indonesia selalu ada berhubungan dengan perjuangan penegakan syariat. Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Zahratul Idami, S.H, M.H.

Sesi selanjutnya diisi oleh Herman RN, S.Pd. M.Pd, yang menyatakan buku ini cocok untuk dibahas lebih lanjut karena memuat berbagai hal substansial tentang syariat Islam di Aceh. Syariat Islam itu luas, dan teraplikasi dalam kehidupan sehari-hari, baik dari tutur bicara hingga kehidupan berpolitik. Masyarakat Aceh sudah melakukan sosialisasi syariat sejak dini, hal tersebut tertuang dalam kidung yang disampaikan wanita Aceh pada anaknya. Namun, sangat disayangkan ketika hal yang sudah membudaya ini luntur dan tidak teraplikasi secara baik. Buku ini dapat dijadikan bahan rekomendasi untuk suatu riset, karena didalamnya dimuat berbagai hal yang berasal dari penelitian.

Pengarang buku ini Dr. Tgk. Hasanuddin Y.A MCL, MA menyampaikan pada dasarnya buku ini dibuat untuk mengingatkan pemerintah maupun undang-undang yang sudah ditetapkan masih terdapat beberapa hal yang menyalahi syariat, kalaupun sudah sesuai dari segi pegawaipun perlu diawasi juga pelaksanaannya. Syariat Islam mengatur kehidupan manusia baik dari segi ekonomi hingga hukum sehari-hari, namun pada pelaksanaanya mas disayangkan bahwa banyak kekuragan di berbagai sisi.

Pada akhir sesi kegiatan buku ini disampaikan bahwa setiap umat muslim wajib untuk mendakwahkan syariat dan berkehidupan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan dalam Al-Quran. (MH)

 

 

TINGGALKAN BALASAN