Paska PHK, Serikat Pekerja Demo PT Pyramid Megah Sakti

orasi ilmiah oleh pengunjuk rasa PT Pyramid Megah Sakti (sumber: istimewa)

Makassar, Semarak.news – Pemutusan Hubungan Kerja umum di lakukan oleh beberapa perusahaan dengan berbagai alasan, seperti kurang kompetenya pekerja, penurunan hasil, maupun bangkrut.

Tetapi tidak seperti yang di alami oleh 5 pekerja PT Pyramid Megah Sakti. Lima pekerja itu ialah Irmawati, Shinta Sari Dewi, Dina Mariana, Listriana Rambulangi, dan Ayu Suarni. Mereka mengaku tidak menerima Surat Peringatan satu pun sebelum menerima PHK.

Setelah kejadian tersebut gabungan serikat pekerja dan mahasiswa berjumlah kurang lebih 100 orang gabungan pekerja dan mahasiswa melakukan aksi. Mereka mendatangi kantor PT Pyramid Megah Sakti dan melakukan aksi unjuk rasa (24/09/2018). Dihadiri oleh berbagai komunitas seperti SPN SULSEL, FSB KAMIPARHO, GSBN, KAMRI, GEMAR, dan KSBSI MAKASSAR.

Aksi menuntut untuk pihak perusahaan segera membayar pesangon para korban PHK.  Serta menuntut agar menaikkan upah buruh, dan memecat Ibu Farida penanggung jawab PHK di PT Pyramid Megah Sakti.

Para pekerja juga mengaku bahwa pihak perusahaan mempunyai target yang sangat tinggi dan susah di capai.

Gesekan sempat terjadi oleh kepolisian dan para pengunjuk rasa, namun aksi tetap berlanjut. Pihak dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) sempat hadir di depan kantor PT Pyramid Megah Sakti dan melakukan diskusi dengan pengunjuk rasa.

TINGGALKAN BALASAN