Pasca Pemilu, Pers Harus Tetap Independen

Pasca Pemilu, Pers Harus Tetap Independen

0
20

 

Pasca pelaksanaan pemilu 2019 peran insan pers di Banten diharapkan tetap independen dan jadi penyejuk kepada masyarakat.
Demikian disampaikan wartawan senior Banten Muhaimin saat diskusi pers dan mahasiswa yang digagas Jaringan Muda Indonesia (JMI) di Kota Serang, Senin, (24/6).

“Pers harus mengedepankan Indepedensi pasca pemilu ini agar masyarakat menjadi tenang, tentram dan damai. Tidak ada lagi cebong atau Kampret,” katanya.

Menurut dia, saat pemilu, pers menjadi salah satu institusi dan pemangku kepentingan yang bisa membentuk opini publik tentang kecenderungan ke mana hasil Pemilu ini akan berpijak nantinya.

Maka, kata Muhaimin, pers harus berada di luar kepentingan partai politik tertentu dan berkewajiban mengabdi kepada masyarakat, bukan sebagai partisan.

“Pers harus berdasarkan peristiwa atau fakta, yaitu menghasilkan berita akurat sesuai kejadian. Tidak justru beropini yang dikhawatirkan berimbas negatif pada kelancaran serta keamanan pasca Pemilu,” ujarnya.

Kata dia, tugas media massa pasca pemilu tidak ringan. Dia mengimbau pers jangan jadi kompor, tapi pers seharusnya menempatkan sesuatu sesuai porsinya.

Saya kira tugas media masih banyak. Selain menyukseskan pemilu, tapi juga membantu menciptakan suasana yang damai dan sejuk menjelang putusan MK nanti,” ucapnya.

Terpisah Ketua MUI Banten A.M Romli mengatakan, segala perselisihan masalah politik harus diakhiri setelah nanti ada keputusan dari MK yang bersifat final dan mengikat.

“Artinya keputusan MK itu sudah final dan mengikat tidak bisa banding kemana-mana siapapun yang dipilih nanti kita serahkan kepada Allah. Kita terima tidak perlu mengadakan demo apalagi kerusuhan,” tutupnya

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY