Palembang : Guru vs Buruh, Upah Guru dibawah Upah Buruh

Guru SD yang sedang mengajar murid-muridnya.

Palembang, SemarakNews.com – Guru adalah profesi pencetak generasi penerus bangsa, namun sebaliknya kondisi ekonomi mereka terbilang belum sejahtera. Bagaimana tidak sebagi seorang guru honorer bahkan tidak digaji walaupun setiap harinya harus mengorbankan segalanya hanya demi mendidik siswanya.

Upah Minimum Guru (UMG) Kota Palembang saat ini hanya 1 juta dan apabila kita bandingkan dengan Upah Minimum Kota (UMK) buruh Kota palembang sangat jauh, yaitu 2,73 juta.

Secara matematis angka tersebut terpaut sangat jauh, padahal tenaga guru di Kota Palembang masih mengalami kekurangan. Tentunya pemerintah harus lebih mensejahterakan guru.

Menyikapi hal tersebut, Pemkot dan Dinas Pendidikan Kota Palembang memberikan SK Walikota kepada 2000 orang guru dan tenaga kependidkan honorer (14/7). Penyerahan SK ini diberikan langsung oleh PJS Walikota Palembang, Akhmad Najib dan didampingi Ka Disdik Palembang, Ahmad Zulianto.

Akhmad Najib mengatakan “Dengan pemberian SK Walikota kepada guru dan tenaga pendidikan diharapkan guru dan tenaga honorer dapat lebih termotivasi dan memiliki semangat dalam menjalankan profesinya sebagai pendidik”.

Guru haruslah menjadi panutan dan suritauladan bagi muridnya, sehingga tidak boleh enggan dalam bekerja.

“jangan sampai gurunya malas-malasan, bagaimana muridnya nanti”. ungkapnya.

Ahamad Zulianto juga menambahkan, “SK tidak menjamin penerima akan diangkat CPNS karena ada regulasi yang harus diikuti”.

Dengan dibuka peluang CPNS 2018, tentunya para guru dan tenaga honorer harus memperaiapkan diri meningkatlan kecerdasan, keterampilan dan kompetensi agar bisa lolos dalam seleksi tersebut.

“Dinas Pendidikan akan terusengupatakan kesejahteraan guru dan akan didiskusikan kembali mengenai UMG yang dibawah UMK”,pungaksnya. (SAY)

TINGGALKAN BALASAN