Kupang,Semarak.news– Kiriman peti jenazah kembali mendarat di Terminal Cargo Bandara El-Tari, Sabtu (07/04/2018) pukul 13.17 Wita. Kali ini korban TKI Malaysia yang tewas adalah Melky Anus Luan, 24 Tahun asal Dusun Nataraen, Desa Naimana, Kecamatan Malaka Tengah dengan penyebab kematian Severe Sepsis Secondary To Pneumonia.

Tentu saja hal ini bertentangan dengan harapan Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya pada pembukaan Rakor Bidang Ketenagakerjaan dan ketransmigrasian tingkat provinsi NTT tahun 2018, di Hotel Naka, Kupang, Kamis 5 April lalu yang mengakatakan pihaknya tidak ingin mendengar pengiriman peti jenazah dari malaysia lagi.

Adelia dari Organisasi Perubahan Sosial Indonesia korban mengatakan “bukan saja yang ilegal. Jadi pemerintah harus ketat mengawasi jalur keberangkatan. Perhatikan proses perlindungan terhadap warga yang pergi ke luar itu karena iru pilihan mereka untuk bekerja.” tandas Adelia

Pemerintah tidak hanya memperhatikan TKI yang akan berangkat saja namun perlu adanya pemeriksaan dokumen pada TKI diluar untuk segera diurus legalitasnya sehingga dapat dipertanggung jawabkan apabila ada masalah. (RA)

LEAVE A REPLY