NTB Akan Menjadi Sentra Benih Bawang Putih Nasional

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Nusa Tenggara Barat, Ir. Husnul Fauzi, M.Si

Mataram, Semarak.news – Bawang putih Sangga Sembalun telah dikenal kejayaannya pada tahun 1992 lalu. Kini, Pemerintah Provinsi NTB dan para petani berupaya untuk mengulang kejayaan tersebut, terutama di Sentra bawang putih NTB yang terletak di Sembalun, Kab. Lombok Timur (Lotim).

Sebelumnya NTB diberikan tugas oleh Kementerian Pertanian RI pada 2017 untuk menanam bawang putih seluas 10.000 hektar lahan pertanaman. Namun dalam implementasinya hanya dapat memenuhi seluas 1.250 hektar. Dari 1.250 hektar yang dipenuhi, seluas 500 hektar untuk penamanan, sisanya dikembalikan ke negara karena tidak memenuhi benih untuk ditanam.

Produksi bawang putih lokal NTB tahun 2017 sebesar 70.000 ton, meningkat dari sebelumnya sebesar 25.000 ton. Surplus sudah membuat keragaan harga kepada komoditas bawang putih, bawang merah, cabai rawit, dan cabai besar kepada Kementerian Pertanian agar selanjutnya Harga Pokok Penjualan (HPP) sudah bisa ditetapkan untuk pembelian di tingkat petani.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Nusa Tenggara Barat, Ir. Husnul Fauzi, M.Si mengusulkan HPP terendah untuk bawang putih sebesar Rp. 32.000, bawang merah sebesar Rp. 19.500, cabai rawit sebesar Rp. 17.500, dan cabai besar sebesar Rp. 19.000, saat ditemui di ruang kerjanya hari ini (28/3/2018).

HPP yang ditetapkan tersebut diharapkan dapat menyejahterakan para petani di NTB.

Ir. Husnul Fauzi, M.Si berharap bawang putih Sembalun akan dikembalikan kepada kejayaan tahun 1992 lalu untuk dijadikan sebagai sentra benih nasional, bukan hanya bawang putih konsumsi namun juga benih nasional sehingga target 2.300 ton dapat dipenuhi. Kalau 2.300 dikali 5 ton saja sudah ada 10.000 hektar lebih lahan penanamannya. Sehingga sebagian bisa disuplai ke daerah lain selain Provinsi NTB.

“NTB akan dihajatkan untuk sentra benih nasional” ucapnya mantap. (tya)

TINGGALKAN BALASAN