Ngetem Sembarangan, Awas Angkot Kena sangsi

sumber: semarak.news

Martapura, Semarak.news– Adanya angkot yang “ngetem” sembarangan membuat pengguna jalan lain ikut terganggu. Meskipun sudah ada larangan, buktinya masih banyak supir angkot yang mencari penumpang di luar area terminal.

Pihak dinas perhubungan mengaku sudah melakukan teguran terhadap supir angkot yang ngeyel. Sosialisasi dalam rangka tertib lalulintas kepada sopir-sopir angkot pun sudah dilakukan.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada supir angkot dan melakukan teguran langsung kepada supir angkot.” Ucap H. Sahdiman selaku Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Perhubungan darat.

Dari Dishub sudah ada petugas yang mengawasi permasalahan ini. Petugas beroperasi pada pukul setengah delapan pagi hingga jam 2 siang. Petugas inilah yang akan memantau para supir angkot agar tidak sebarangan menarik penumpang di piggir-pinggir jalan

“Jadi petugas akan menegur mobil-mobil angkot yang dipinggir jalan.” Tegasnya lagi saat ditemui di Kantor Dinas Perhubungan (10/04).

Untuk supir angkot yang nyeyel, saat ini sudah dikenakan sanksi berupa tilang. Sanksi tilang saja, dirasa masih belum menimbulkan efek jera bagi pengemudi angkot. Untuk itu diperlukan sanksi yang lebih menimbulkan efek jera yaitu pencabutan izin trayek.

Sahdiman menghimbau dan mengharapkan kepada para supir angkot untuk mentaati peraturan yang sudah dibuat. Peraturan ini sudah berlaku sejak dulu dan masih berlaku hingga saat ini.

Tindakan “ngetem” sembarangan tentu saja adalah tindakan yang dilarang. Sudah ada tempat khusus yang disediakan bagi para angkot untuk menarik penumpang. Terminal contohnya. Para pengemudi selayaknya sadar akan hal ini.

Selain dilarang, tindakan ngetem sembarangan tentu saja membahayakan bagi pengguna jalan lainnya. Salah satu pengendara motor mengaku hampir kecelakaan karena angkot ngetem.

“Saya hampir nabrak, saat ada angkot yang tiba-tiba ngetem narik penumpang.” Ujar Sairi, salah satu pengendara motor. Untungnya Sairi sempat menghindar sehingga kecelakaan lalulintas dapat dihindari.

Selain itu untuk penumpang dihimbau agar ikut bijak dalam menyikapi peraturan ini. Penumpang yang ingin menggunakan jasa angkuta angkot juga wajib mendatangi tempat resmi pemberhentian angkot.

Razia akan terus dilakukan oleh Dishub dalam rangka menciptakan kawasan dan lingkungan tertib angkutan umum.

TINGGALKAN BALASAN