Netralitas TNI diuji di Tahun Politik

ilustrasi (sumber: tni-au.mil.id)

Pontianak, Semarak.News – Seruan Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo yang disampaikan kepada jajaran TNI dan POLRI tentang tahun 2019 merupakan tahun politik. Pesta Demokrasi yang senantiasa menjadi ajang bagi masyarakat menyuarakan aspirasinya untuk memilih pemimpinnya sesua dengan kehendaknya. Tidak hanya masyarakat biasa, tetapi hal yang dirasakan berbeda bagi anggota TNI dan POLRI yang merupakan aparat negara yang senantiasa menjunjung tinggi netralitas. Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) 1, Marsekal Muda (Marsda) TNI Nanang Santoso meminta kepada jajarannya untuk selalu menjunjung tinggi netralitas untuk menjaga keutuhan NKRI.

Sambutan yang disampaikan oleh Pangkoopsau 1 secara tertulis dan dibacakan kepada Komandan Wing (Danwing) udara 7, Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio, Kolonel Pnb Setiawan pada saat upacara bendera di Main Apron Lanud Supadio, Senin (17/9) pagi, “Saya berpesan, agar seluruh prajurit Koopsau I, dimanapun berada selalu menjaga netralitas. Junjung tinggi kode etik TNI sehingga terhindar dari tindakan yang dapat mencoreng nama baik institusi yaitu TNI AU,” papar Pangkoopsau I dalam amanatnya.

Upacara yang sering dilaksanakan pada tanggal 17 ini dilaksanakan untuk menumbuhkan rasa nasionalis, nilai-nilai kejuangan serta menanamkan patriotik untuk mempertahankan NKRI. Dalam kesempatan ini pula TNI selalu ditingkatkan kewaspadaannya dalam segala aspek serta memanjatkan doa untuk membantu keluarga yang sedang tertimpa musibah di Lombok.

Pada Upacara 17 itu Komandan Wing Kolonel Pnb Setiawan memuji kinerja prajuritnya yang semakin hari semakin meningkat dan membanggakan. “Saya berharap pada tahun 2018 ini, setiap kesatuan terus meningkatkan kualitas diri baik itu secara formal maupun informal, dengan memberdayakan sumber daya yang secara optimal, proaktif, inovatif dan profesional,” ujarnya.

Ditahun 2018, yang berlangsung pada bulan September hingga Desember merupakan masa yang sangat rawan terjadinya benturan yang diakibatkan oleh kampanye politik. Netralitas TNI dan POLRI sangat dibutuhkan saat ini untuk menjadi penengah dan peredam masalah dalam gesekan antar pihak politik. Sehingga kesinergitasan TNI dan POLRI untuk melancarkan pesta demokrasi 2019 akan berjalan dengan lancar yang berkaca pada pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2018 yang dianggap sukses. (KD)

TINGGALKAN BALASAN