Ketua Adat Papua: Bulan Desember adalah Momen Persiapan Sambut Suka Cita Natal,...

Ketua Adat Papua: Bulan Desember adalah Momen Persiapan Sambut Suka Cita Natal, Jangan Terprovokasi dengan Isu Murahan Kelompok Separatis

0
12
Ketua Wilayah Adat La Pago Agus Rawa Kogoya. (Foto: ANTARA/Alfian Rumagit)
Ketua Wilayah Adat La Pago Agus Rawa Kogoya. (Foto: ANTARA/Alfian Rumagit)

Sorong, Semarak.News – Ketua Wilayah Adat La Pago Agus Rawa Kogoya mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua agar tidak terhasut dengan rencana kelompok anti pemerintah untuk melaksanakan ibadah syukur hari ulang tahun (HUT) Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember 2019.

“Saya sebagai salah satu tokoh adat wilayah La Pago mengimbau kepada semua warga dan berharap agar semua wilayah adat dapat menjaga stabilitas keamanan terutama pada 1 Desember,” katanya di Jayapura, seperti dilansir¬†Antara, Kamis, 28 November 2019.

Menurut Agus, menjelang Desember seharusnya semua warga, khususnya umat Kristiani lebih mempersiapkan dalam menyambut Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 2020.

“Saya pernah sampaikan bahwa Papua adalah tanah damai. Apalagi Desember adalah bulan untuk persiapan perayaan Natal bagi kami umat Kristiani. Jangan terpengaruh dengan isu murahan,” katanya.

Agus mengaku mendapat sejumlah informasi tentang ajakan ibadah syukur di Lapangan Trikora, Distrik Abepura, Kota Jayapura pada 1 Desember 2019 yang sengaja disebarkan oleh kelompok-kelompok yang tidak sepaham dengan pemerintah.

“Saya dengar dari United Liberation Move West Papua atau ULMWP dan oknum mahasiwa akan melaksanakan doa bersama di Lapangan Trikora, saya mengimbau untuk tidak melakukan hal itu, berhenti untuk lakukan itu,” tuturnya.

Menurut dia, ajakan tersebut akan membuat persoalan atau konflik warga dengan arapat TNI dan Polri. Pihaknya juga mengklaim sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan agar tidak berlebihan dalam menanggapi isu itu.

“ULMWP itu di luar sana, jangan membawa korban di sini. Tanggal 1 Desember itu harus aman, tidak boleh membuat isu yang mengakibatkan konflik antarwarga dengan TNI-Polri, saya selaku tokoh dengan tegas melarang itu,” katanya.

Lebih lanjut, Agus meminta seluruh masyarakat bumi Cenderawasih untuk bersikap bijaksana dan cermat dalam menerima informasi sebelum mengikuti ajakan yang bisa membuat kegaduhan atau konflik yang bisa memakan korban.

“Mari kita fokus untuk perayaan Natal. Kita bisa doa di rumah masing-masing, bukan ikuti ajakan yang merusak kehidupan,” katanya.

Sumber: https://www.tagar.id/masyarakat-papua-diimbau-tak-gubris-acara-1-desember

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY