Studium General Untuk Meningkatkan Jiwa Kebhinekaan

1
92

Semarang, Semarak.News – Pada era digital saat ini perkembangan teknologi merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Perkembangan ini dapat berdampak positif maupun negatif terutama bagi generasi muda. Terjadinya cross culture atau lintas budaya merupakan salah satu dampak yang dapat disebabkan oleh perkembangan teknologi. Perlu adanya penguatan tentang jati diri terhadap generasi muda khususnya dalam pengenalan nilai-nilai luhur Pancasila.

Inovasi yang dilakukan oleh KAMMI Semarang merupakan salah satu upaya untuk menguatkan nilai- nilai Pancasila pada kader KAMMI. Dengan melaksanakan Studium General dengan tema “Pancasila, Toleransi, dan Kebhinnekaan di Era Digitalisasi”. Dihadiri oleh Wakil Walikota Salatiga Bapak Muhammad Haris, S.S., M.Si. dan Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Semarang Bapak Joko Hartono, S.S.T.P., M.Si, peserta sangat antusian mengikuti rangkaian kegiatan yang ada.

“Kami menampung aspirasi bahwa mahasiswa KAMMI menginginkan adanya pendidikan literasi guna menjaga arus informasi yang sangat deras dalam menanggulangi isu-isu yang mengancam pancasila dan kebhinnekaan, serta perlu adanya standarisasi yang jelas dan terpercaya dari pemerintah tentang definisi radikalisme agar tidak menjadi kesalahan arti atau penafsiran oleh masyarakat” ucap Joko Harsono dalam diskusi dengan mahasiswa. (27/10)

Kegiatan ini merupakan terobosan untuk mengingatkan generasi muda tentang pentingny nilai-nilai Kebhinekaan dalam menjani kehidpuan bersosial di tengah masyarakat Indonesia yang memiliki ragam budaya.

1 KOMENTAR

  1. Bagus, sebagai wadah anak-anak milenial dalam mendapatkan informasi yang bijak ya, gk salah atau malah mentah dapet informasi…

    Semangat semoga Semarang bisa menjadi pionir pendidikan literasi

LEAVE A REPLY