SMP PGRI Kalabahi Buka Pendaftaran Gratis Terima Siswa Baru, Ini Syaratnya!

SMP PGRI Kalabahi Buka Pendaftaran Gratis Terima Siswa Baru, Ini Syaratnya!

0
27

Kalabahi – Alor, Semarak.News | SMP PGRI Kalabahi, yang berlokasi di Tingkat Satu Kecamatan Teluk Mutiara, Alor – NTT membuka pendaftaran penerimaan calon siswa baru untuk Tahun Pelajaran 2020/2021. Pembukaannya sudah dimulai tanggal 15 Juni 2020 lalu. Menariknya, bagi orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya tidak dipungut biaya alias gratis.

Kepala SMP PGRI Kalabahi, Degusti I.K. Malua, S.Pd kepada wartawan di Ruang Kerjanya, Kamis, (18/6/20) pagi menjelaskan, saat ini sekolah yang dipimpinnya membuka pendaftaran terima siswa baru. Biaya pendaftaran gratis.

Gusti Malua menyebut, bagi orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya, cukup membawa persyaratan administrasi seperti, foto copy kartu keluarga dan akta kelahiran masing-masing 2 lembar, pas foto ukuran 3 X 4 sebanyak 4 lembar ditambah Kartu Indonesia Pintar atau PKH apabila ada.

“Jadi pendaftaran penerimaan calon siswa baru Tahun Pelajaran 2020/2021 kami sudah buka sejak tanggal 15 Juni setiap jam kerja. Bagi orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya untuk sekolah disini kami siap terima. Tidak ada biaya pendaftaran, cukup bawa persyaratan saja,” ujar Kepsek Gusti Malua.

Mantan Kepala SMP Negeri Mali, Kabola ini menyebut, bebas biaya daftar bagi siswa baru ini merupakan kebijakan sekolah yang dipimpinnya, melalui keputusan rapat guru bersama komite. Selain biaya daftar yang gratis, calon siswa baru juga akan mendapat pakaian seragam olahraga secara cuma-cuma.

Menurutnya, pihak sekolah telah siapkan pakaian seragam olahraga bagi calon siswa baru. Biaya pengadaan pakaian tersebut bersumber dari tunjangan sertifikasi guru.

“Jangan sampai ada yang pikir biaya pengadaan pakaian seragam olahraga dari dana BOS, oh tidak. Itu murni inisiatif guru-guru melalui tunjangan sertifikasi. Jadi setiap akhir triwulan, mereka (guru-guru yang menerima tunjangan sertifikasi) langsung dipotong masing-masing Rp 1 juta untuk pengadaan pakaian,” tandasnya.

Mantan Kepala SMP Negeri Probur ini menyatakan, tujuan semua kebijakan yang dilakukan itu untuk memotivasi, serta mengembalikan kepercayaan publik pasca penutupan operasi kampus PGRI di Kupang beberapa tahun lalu.

“Jadi waktu kampus PGRI Kupang ditutup itu sangat berdampak sekali. Seperti sekolah-sekolah yang ada nama PGRI. Karena dibilang kalau kasih sekolah anak disini nanti begini, begitu. Ya mau bagaimana, terpaksa kami harus datangi orang tua siswa untuk berikan pemahaman yang baik,” ungkap Gusti Malua.

Ia juga tidak lupa sampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah atas perhatiannya, sehingga lima tahun terakhir SMP PGRI Kalabahi terus mendapat bantuan berupa renovasi bangunan sekolah.

Untuk diketahui, di SMP PGRI Kalabahi saat ini memiliki 14 guru, yang terdiri dari guru ASN 3 orang, guru honorer 9 orang dan pegawai tata usaha 2 orang. *(Joka)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY