Sorong, Semarak.News – Hari pertama, Selasa (25/8), wisuda sarjana angkatan XIV , Universitas Muhammadiyah (UM) Sorong dengan tiga shit dari rencana acara selama tiga hari berlancar di Vega Hotel Sorong. Suasana haru bercampur bahagia terlihat di raut wajah wisudawan meski terbalut dengan masker , sebagai bentuk kepatuhan menerapkan protokoler kesehatan guna menghindari penularan Covid-19.

Rektor UM Sorong, Dr. H. Muhammad Ali, MM.,MH dalam laporannya menyampaikan mahasiswa yang diwisuda kali ini, berjumlah 550 wisudawan yang meliputi 5 Fakultas dengan 14 Program studi (Prodi). “Dengan ini, berarti UM Sorong sudah mencetak 10.405 sarjana,” kata Rektor. Untuk jumlah mahasiswa UM Sorong, sampai saat berdasarkan pangkalan data Dikti Kemendikbud sebanyak 8.101 orang.

Rektor menyampaikan di era  sekarang ini, persaingan pasar kerja semakin ketat, oleh karena itu para wisudawan tidak hanya berpikir menjadi pekerja, tetapi bagaimana bisa membuka lapangan kerja. “Dengan  terbukanya pasar bebas, alumni perguruan tinggi  bukan hanya bersaing diantara sesama lulusan perguruan tinggi dalam negeri, tetapi bersaing dengn alumni dari luar negeri,” tutur Rektor sembari menambahkan ketersedian lapangan kerja dan pencari kerja belum berbanding lurus, apalagi dengan situasi kehadiran revolusi 4.0 , maka akan semakin mempersulit keadaan untuk mendapatkan pekerjaan.

“Kami  yakin dan percaya bahwa situasi seperti ini, terasa  berat, namun tetaplah semangat menghadapinya dengan segala usaha dan daya.  Salah satu usaha yang harus dilakukan para lulusan adalah mengubah cara berpikir sebagai pencari kerja dirubah menjadi pencipta lapangan kerja. Saya yakin wisudawan bisa menjalaninya,” kata Muhammad Ali penuh optimis.

Sementara itu, Wali Kota Sorong Lambert Jitmau menuturkan hal yang senada dengan pesan Rektor UM Sorong ketika memberikan sambutan. “Kesulitan demi kesulitan, tantangan demi tantangan kita selesaikan dari wktu ke waktu, akhirnya bisa sukses dan selesai,” ucap Lambert.

Wali kota berharap lulusan UM Sorong jangan bawa ijasah cari pekerjaan, tapi kalau bisa bawa map cari tenaga kerja artinya  dengan hrapan mahasiswa bisa menciptakan lapangan kerja yg tersedia. “Ini yang kami harapkan,” tandas Lambert

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Bpk. Dr. Suriel S. Mofu, S.Pd., M.Ed., TEFL., M.Phil (Oxon) dalam sambutan apresiasi atas pelaksanaan wisuda yang dilakukan di era Pandemi Covid-19. “Itu artinya pandemic Covid-19 tidak boleh menghalangi kita atas apapun yang bisa kita lakukan. Karena kita bisa menyesuaikan diri dalam situasi era baru beradaptasi. Dan ini adalah model pertama yang kita lakukan di Sorong,” kata Mofu.

Sumber: https://papuabaratpos.com/alumni-um-sorong-harus-bisa-jadi-pencipta-lapangan-kerja/

LEAVE A REPLY