Sorong, Semarak.News – Glorifikasi Benny Wenda oleh SJW dan aktivis pro Papua Merdeka ini masif justru dari luar Papua, narasinya sama semua baik dari ujung Vanuatu sampe ke pojok persembunyian di Australia.

Narasi apa itu? Benny Wenda sang pejuang kemerdekaan Papua yang berhasil menyatukan semua faksi pro kemerdekaan Papua dibawah bendera ULMWP atau United Liberation Movement for West Papua.

Ketinggian sebenarnya narasi seperti itu, karena faktanya di Papua sendiri ULMWP justru tidak dianggap alias udah dikenal sebagai kang tipu. Bukan melalui perjuangan yang jelas tentang kesejahteraan, tapi perjuangan halu yang tanpa rencana dan gagasan jelas tentang kesejahteraan rakyat Papua.

Jargonnya selalu: Papua tidak butuh pembangunan, Papua butuh referendum. Sebenarnya jargon itu justru menunjukkan kelemahan perjuangan pada seleb referendum yang dipimpin Benny wenda ini.

Benarkah Papua tidak butuh pembangunan? Yuk kita lihat sejarah singkat saja tentang marjinalisasi Papua dan perampokan kekayaan oleh kroni Suharto. Baik soal Freeport dimana Soeharto justru memperkaya Amerika dengan membatasi jumlah pemasukan untuk Indonesia.

Papua tertindas karena ditindas penguasa sendiri dimana pembangunan sama sekali tidak ada alias terlalu minor bahkan bisa dibilang dirampok kekayaannya tanpa diberikan apapun kecuali dipaksa makan beras dan jadi sumber penyakit pada masanya, iya benar yang kemudian meluas menjadi konflik sosial dan budaya.

Yang kemudian karena Gus Dur Papua kembali memperoleh harapannya kembali. Papua memperoleh kehormatan dan harapannya kembali sebagai bagian utuh dari NKRI yang harus diperlakukan secara adil dan beradab.

Kemudian era Jokowi, dimana Papua dibangun dengan sangat masif, baik dari sisi infrastruktur maupun sosial dan juga memperoleh perhatian khusus. Tidak terlalu berlebihan jika kemarin ada pernyataan: Papua adalah anak emas Jokowi. Sungguh bukan hal yang lebay dari kacamata perhatian dan kebijakan terkait Papua memang bukan isapan jempol.

Kemudian tiba-tiba buron yang diketekin Inggris ini koar-koar referendum dengan modal hoax terkait Papua, provokasi tentang Papua dan juga mengadu domba Papua supaya bergolak.

Istilah anak sekarang, Benny Wenda ini membakar Papua hanya demi konten. Supaya capernya diperhatikan dunia dan tiba-tiba PBB dukung referendum dan memerdekakan Papua. Padahal kenyataannya ditolak mentah-mentah oleh PBB tidak diberikan kesempatan bicara. Elu sapa nder?

Kemudian yang bikin selalu ngakak adalah wawancara BBC ke Benny Wenda pada bagian: “Apa rencana anda ketika Papua merdeka?” Dan jawaban Benny Wenda ini benar-benar bikin ketawa, kirain dia pinter seperti yang digaung-gaungkan oleh badut-badut SJW pendukungnya. Ternyata zonkk….

Orang setolol ini mau memerdekakan Papua? Yang ketika ditanya terkait visi dan misinya tentang kesejahteraan rakyat Papua, yang justru jawaban dia akan menyetop pembangunan karena Papua tidak butuh dibangun. Semua akan dikembalikan alami, karena alasannya adalah ingin menjadikan Papua adalah paru-paru dunia. Itu saja, tujuan merdekanya sekedar untuk konten. Ini pejuang atau selebtwit?

Sementara dia berjuangnya cuma mengandalkan fitnah, adu domba dan kuota internet sambil duduk cantik di ketiak Inggris.

Fakta yang ketiga adalah, Benny Wenda memang harus jadi kompor di luar negeri karena di Papua dia bakal dicari oleh OPM, sesama pemberontak pro kemerdekaan padahal. Apa tidak pahit banget tuh, mewakili kepentingan yang sama tapi dia malah dianggap sebagai tukang bohong dan tukan klaim perjuangan orang lain.

Ini buktinya

Itu surat tertanggal 1 Juli 2019 ditanda tangani oleh Jeffrey Bomanak seorang panglima di salah satu sayap OPM yang dulu satuannya pernah diklaim oleh Benny Wenda demi cita-citanya ingin ambil Papua dibawah kuasanya. Yang menarik adalah beberapa kali ditemukan diksi “PENIPU” untuk Benny Wenda, lengkap dengan alasan-alasannya tentunya.

Jadi sebenarnya yang terjadi di Papua ini bukan hanya kompleksitasnya tinggi tapi juga penuh intrik internal sesama pemberontak pro Kemerdekaan. Dan disitu banyak mainan yang bisa dilakukan SJW hybrid dan media bodrek untuk mencari beberapa keping dollar sambil piknik ke luar negeri dan dapat eksposur.

Sumber: http://qitmr.id/2019/10/benny-wenda-si-tukang-tipu/#.XkScAGgzY2x

LEAVE A REPLY