Aksi Solidaritas Mahasiswa UISU

0
91

MEDAN,Semarak News.com— Dalam pembangunan sebuah negara, komponen yang utama dalam mejalankan sebuah negara harus membuka seluas-luasnya ruang demokrasi. Namun bisa kita lihat di republik indoesia hari ini bahwasanya ruang demokrasi sudah di kebiri oleh rezim yang berkuasa. Menurut dari UUD No.28 ayat E terkait kebebasan berpendapat dan berorganisasi selain itu masyarakt di perkuat posisi demokrassinya melalui UU No.9 tahun 1998 mengenai kebebasan berpendapat di muka umum namun secara praktek hari ini Negara tidak menjalankan aturan-aturan yng sudah mereka buat.
Hal ini bisa dilihat bagaimana pemerintah hari ini telah mengeluarkan kebijakan dari merevisi beberapa UU tidak melibatkan rakyat dan berpotensi menyudutkan ruang demokrasi terhadap rakyat ketika menyampaikan hak berserikat, bersuara dan berpendapat maka rakyat akan selalu di hadapkan dengan regulasi yang terus menyiksa rakyat seperti pengesahan revisi UU KPK, Rancangan UU Pertanahan, Rancangan UU Kuhp. Semenjak revisi UU berbagai bidang yang tidak pro terhadap rakyat, dari persoalan ini dapat tanggapan serius dari seluruh daerah dengan melakukan demonstrasi besar-besaran akan tetapi gerakan rakyat di hadapkan dengan refresifitas yang di lakukan aparatur negara.
Baru-baru ini di Medan berketapan di tgl 24-september-2019 seluruh elemen gerakan rakyat yang mayoritas di dominasi oleh Mahasiswa melakukan unjuk rassa di depan DPRD SU ternyata refresipitas terulang kembali, bahkan yang lebih ngerinya lagi mahasiswa bersama rakyat di hadapkan dengan pemukulan, penyemprotan water canon, gas air mata dan lebih mirisnya lagi penangkapan mahasiswa yang habis di refresip sekitar 53 mahasiswa.
Bahwa dengan situasi ini negara telah gagal dalam membuka ruang demokrasi bagi rakyat indonesia. Rakyat hanya di sajikan dengan kebijakan-kebijakan yang terus menyiksa kehidupanya.

Aksi Solidaritas Mahasiswa UISU menuntut:
-Tolak Rancangan UU Pertanahan
– Tolak RUU Ketenagakerjaan
-Tolak pengesahan Revisi UU KPK
– Tolak RUU KUHP
-Usut Tuntaskan Kebakaran hutan dan Lahan di Kalimantan dan Riau
-Henetikan refresipitas gerakan rakyat
-Wujudkan Kebebasan Berpendapat, Berekspresi, Berorganisasi
-Usut tuntas tindakan Represifitas oknum Aparat keamanan terhadap Mahasiswa
-Bebaskan kawan-kawan Kami

(S)

LEAVE A REPLY