Begini Kondisi Pasar Dompu Saat Ini

Begini Kondisi Pasar Dompu Saat Ini

0
363
Kondisi Pasar Dompu saat ini. [Foto: Muchlis/SN]

Dompu, Semarak.news – Mungkin banyak yang bertanya-tanya bagaimana kondisi pasar yang ada di luar Pulau Jawa, apakah sama dengan yang ada di Pulau Jawa ataukah berbeda jauh?

Salah satu pasar yang dikunjungi semarak.news adalah Pasar Dompu. Pasar tersebut merupakan salah satu pasar yang berada pusat kota di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Pasar tersebut terbagi menjadi dua, yakni Pasar Dompu Bawah dan Pasar Dompu Atas.

Pasar Dompu Atas merupakan tempat kios dan ruko dagang yang menjajakan barang-barang kebutuhan rumah tangga, seperti perangkat elektronik, bahan bangunan, maupun tekstil. Sedangkan Pasar Dompu Bawah merupakan tempat berkumpulnya pedagang-pedagang bahan kebutuhan pokok.

Di Pasar Dompu Bawah terdapat bangunan yang baru diresmikan pada tahun 2014 silam kini menjadi pusat administrasi pasar dan kios-kios dagang. Bangunan tersebut terlihat kokoh, namun apa daya, tata ruang lokasi dagang tidaklah teratur, seperti tempat pedagang sayur mayur yang bercampur dengan pedagang baju. Selain itu, kantor pengelola pasar hanya mengandalkan mesin ketik manual, sehingga pihak pasar sangat mempengaruhi manejemen pasar.

Hal tersebut terjadi karena pihak pengelola pasar tidak memilliki anggaran tersendiri untuk mengelola pasar.

“Pasar Dompu belum ada anggaran tersendiri karena baru dua tahun di bawah BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) Dompu”, ujar Kepala Pasar Dompu, Asikin kepada wartawan semarak, Rabu (14/9/2016).

Oleh sebab itu, pihak pasar sangat membutuhkan pemoderniasian peralatan kantor, seperti tersedianya komputer dan internet, sehingga pengelola pasar dapat memantau harga barang dan dapat menata pasar lebih mudah.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kabid Perdagangan di kantor Disperindag Kabupaten Dompu, Iskandar, membenarkan hal tersebut bahwa Pasar Dompu masih berada di bawah naungan BPKAD, sehingga tata kelola pasar menjadi sulit.

“Yang mengatur lokasi dagang (di Pasar Dompu) bukanlah kami, melainkan pedagang sendiri karena punya (tidak diatur) pemerintah”, lanjut Iskandar. [MN]

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY