Nasi Kebuli Banjarbaru Siap Pecahkan Rekor MURI

Puncak Perayaan Hari Jadi Kota Banjarbaru ke-19

Banjarbaru, Semarak.news – Semarak rentetan hari jadi Kota Banjarbaru ke-19 hari ini (20/4) merupakn puncak perayaan serta awal dari kemeriahan yang akan berlanjut hingga selasa depan (24/4).

Hari ini merupakan puncak acara hari jadi Kota Banjarbaru ke-19 sekaligus merupakan awal pembukaan Banjarbaru Fair 2018. Acara kali ini diawali dengan kedatangan para tamu undangan termasuk Sahbirin Noor selaku Wakil Gubernur Kalimantan Selatan bersama rombongan tamu undangan lain dengan menaiki dua buah bus pariwisata Kota Banjarbaru yang dibuat dengan tampilan yang sangat menarik diiringi dengan rentetan marching band dari Diva Swara Darma. Bus pariwisata inilah yang akan diresmikan pada hari ini sebagai bis resmi pariwisata Kota Banjarbaru yang nantinya akan mengajak para wisatawan yang datang ke Kota Banjarbaru untuk berkeliling kota dan menjamah seluruh wisata yang ada di Kota Banjarbaru.

Yang istimewa dari bis ini adalah bis ini tidaklah seperti bis lainnya yang tertutup rapat dengan jendela kaca melainkan hanya dibatasi dengan tralis besi sehingga wisatawan dapat melihat jalan dengan leluasa, namun perlu diperhatikan bahwa tralis besi ini tingginya sesuai dengan badan orang dewasa, sehingga aman untuk anak-anak.

Ada yang lebih spesial di hari jadi Kota Banjarbaru ke-19 tahun ini, yakni akan ada pemecahan rekor Muri untuk penyajian nasi kebuli terbanyak di Indonesia. Banjarbaru akan menyajikan nasi kebuli sebanyak 7019 nasi kebuli pada akhir pekan ini (22/4).

Ada sekilas pesan yang sangat mendalam yang disampaikan oleh Nadjmi Adhani selaku Walikota Banjarbaru yang disampaikan saat perayaan puncak hari jadi Kota Banjaru sore ini, yakni bahwa Kota Banjarbaru bisa tumbuh dan berkembang seperti saat ini merupakan hasil dari campur tangan Tuhan sehingga apapun yang kita rasakan kini harus selalu bersyukur terhadap sang pencipta dan berjanji akan terus merawatnya.

“Karena kesempurnaan itu semata-mata adalah milik Allah subhanahuwata’ala, dengan harapan kiranya segala upaya dan karya kita untuk membangun dan mensejahterakan daerah dan masyarakat ini dapat bernilai ibadah dan mendapat ridho-Nya”, ucap Nadjmi Adhani.

 

TINGGALKAN BALASAN