NASA Siapakan Pangkalan di Bulan

0
12

Jakarta, Semarak News – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berencana untuk membangun pangkalan di Bulan. Rencana tersebut lebih jauh dari sebelumnya yang hanya mengirim manusia ke Bulan.

“Kita akan kembali ke Bulan, menyiratkan akan melakukan hal yang sama seperti yang kita lakukan 50 tahun lalu. Kita akan pergi ke bulan dengan teknologi dan sistem baru yang inovatif untuk menjelajahi lebih banyak lokasi di permukaan daripada yang pernah kita bayangkan,” ujar Andministrator NASA Jim Bridenstine dalam Ozy Magazine, yang dikutip laman Unilad, Ahad, 10 Februari 2019.

Bridenstine melanjutkan bahwa rencana masa depan itu merupakan arahan dari Presiden Donald Trump. Sejak 50 tahun lalu manusia terakhir menginjakkan kaki di permukaan Bulan, teknologi dan industri telah mengalami perubahan signifikan
Untuk melakukan hal itu, NASA berencana untuk mengembangkan The Gateway, yang digambarkan sebagai pos terdepan bulan, dirancang untuk memastikan transit yang aman dari para astronot ke permukaan bulan dan kembali lagi ke Bumi.

Bridenstine menjelaskan bahwa Trump mengatakan agar NASA belajar bagaimana hidup jauh dari Bumi.
“Misi ini, tidak seperti Apollo, kali ini kita akan pergi ke Bulan untuk tinggal, dan dari sana kita akan mengambil lompatan raksasa berikutnya dalam penjelajahan luar angkasa,” tutur Bridenstine. “Kehadiran manusia yang berkelanjutan di luar orbit Bumi adalah penting bagi keamanan bangsa kita.”

Bridenstine mengatakan Gateway akan menjadi pangkalan untuk sistem pendaratan Bulan manusia pertama yang dapat digunakan kembali. Ini adalah pendekatan berkelanjutan yang menciptakan lebih banyak peluang komersial, yang diperlukan untuk eksplorasi ruang angkasa jangka panjang manusia.

Selain itu, NASA juga berencana untuk mengirim instrumen sains baru dan demonstrasi teknologi ke permukaan Bulan pada pengiriman kargo komersial Bulan, yang direncanakan beroperasi pada akhir 2020.

Dalam beberapa dekade terakhir, misi ruang angkasa berawak masih terbatas pada orbit rendah Bumi. Mengutip halaman resmi ExtremeTech (27/9), NASA sedang berencana untuk melebihi hal tersebut. Setelah membicarakan tentang misi kembalinya manusia ke bulan dan misi ke Mars, mereka telah merilis timeline tujuan untuk membawa manusia ke sana.

Rencana tersebut dimulai dengan memperluas kemampuan peluncuran komersial, berlanjut ke pangkalan bulan, dan diakhiri dengan perjalanan awak kru ke Mars.

Commercial Crew Program tersebut adalah langkah pertama – SpaceX dan Boeing. Harapannya proyek tersebut akan mulai membawa astronot ke International Space Station pada tahun depan. NASA melihat ada kesempatan untuk menyediakan fasilitas pengembangan misi publik-swasta di orbit Bumi.

LEAVE A REPLY