Menunggu Putusan Hakim, Ribuan Bonek dan Pesilat PSHT Sambangi PN Surabaya

Bonek
Ribuan Bonek berkumpul memberi dukungan kepada Jonerly Simanjuntak. (Foto: Hasib Arsyad)

Surabaya, Semarak.News – Ribuan massa dari Bonek dan perguruan silat Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) tampak menyambangi Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Para massa tersebut datang untuk mendengar hasil putusan sidang kasus pembunuhan dua pendekar PSHT yang dilakukan oleh Bonek.

Terdakwa pada persidangan ini adalah Jonet alias Jonerly Simanjuntak dan Slamet sebagai terdakwa pelanggaran UU ITE dan Muhammad Tyo dan Jafar kasus pengeroyokan dua anggota PSHT pada 1 Oktober lalu.

Para supporter dan pesilat PSHT yang hadir sudah memenuhi jalan Arjuno sejak pukul 08.00 WIB. Massa PSHT yang datang tidak hanya dari Surabaya, tapi juga dari berbagai penjuru Jawa Timur, seperti Madura, Gresik, Bojonegoro dan Sidoarjo.

Kedua kelompok tersebut terpisah sejauh 50 M di depan Pengadilan Negeri Surabaya. Di antara kedua kelompok massa , sudah siap ratusan petugas dari kepolisian untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan selama persidangan berlangsung.

“Sebanyak 845 personel yang diturunkan di lapangan, kami antisipasi gesekan agar tidak mengganggu jalannya persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya,” terang Kabag Ops Polrestabes Surabaya AKBP Bambang Sukmo Wibowo, Kamis (1/3).

Situasi mulai memanas ketika vonis putusan hakim dibacakan dan Joner dinyatakan bersalah dengan vonis tiga tahun penjara dan denda 500 Juta rupiah.
Beruntung aparat keamanan berhasil mengantisipasi bentrok antar kedua kelompok. Pukul 11.45 massa terlihat membubarkan diri dari lokasi persidangan. [HA]

TINGGALKAN BALASAN