Menjelang Pilkada, 34 Ribu Warga Dairi Belum Memiliki E-KTP

Dairi, Semarak.News –Menjelang Pilkada Dairi 2018, masih terhadap 34 ribu warga yang belum memiliki KTP elektronik atau surat keterangan. Hingga saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dairi tengah mengejar perekaman KTP yang kurang.

KPU telah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk mengejar target 34 ribu tersebut, namun Disdukcapil Kabupaten Dairi menilai penuntasan data 34 ribu tersebut belum sepenuhnya dapat terselesaikan hingga penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di PU Sumut.

“Sebetulnya itu kerja mereka (KPU). Kita sifatnya menunggu. Kita sudah pro-aktif merekam. Kalau mereka (masyarakat) penting KTP, silakan datang. Kalau belum kita tunggu,”ujar Kepala Disdukcapil Kabupaten Dairi, Rewin Silaban, Senin (9/4/2018).

Kepala Disdukcapil menilai masih terdapat kendala dengan pengadaan alat mesin cetak yang minim. Disdukcapil hanya memiliki dua alat mesin cetak yang mampu mencetak 70 surat permohonan. Rewin Silaban belum bisa memastikan target penyelesaian sebelum penetapan DPT.

“Tidak bisa kita targetkan. kalau 100 yang masuk, kita tuntaskan segitu. Mesin kita cuma dua. Kemampuannya cuma 70 surat per hari.”, ujar Rewin.

Selain permasalahan tersebut, persoalan jaringan tetap menjadi hambatan dalam pelayanan di Disdukcapil Kabupaten Dairi. Proses perekaman harus terhubung dengan database pusat karena dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) pusat sendiri yang melakukan penunggalan NIK. Hal tersebut membutuhkan waktu yang lama karena jaringan yang digunakan merupakan jaringan khusus yang berbeda dengan jaringan lainnya dan jaringan tersebut sering terganggu.

“Jika jaringan tersebut lancar, penerbitan dan pencetakkan satu E-KTP hanya membutuhkan waktu 25 menit. Namun, selama jaringan tersebut lama terkoneksi, masyarakat sering mengeluh karena proses pembuatan E-KTP lama.”, jelas Kepala Disdukcapil. [CRZ]

TINGGALKAN BALASAN