Surabaya, Semarak.news– Ratusan Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Se Jawa Timur tampak memenuhi area pelataran utama Taman Bungkul, Surabaya pada senin (26/2) sore lalu. Mereka semua turut hadir untuk memeriahkan acara Panggung Budaya yang diselenggarakan DPD IMM Jawa Timur.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Milad IMM ke 54 yang jatuh pada Bulan Maret nanti. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat silaturahmi antar para kader IMM Jawa Timur serta untuk mengembalikan rasa memiliki terhadap kebudayaan, kesenian dan nasionalisme.
Tema besar yang diusung pada acara ini adalah “Jaman Sontoloyo” sebagai wujud kegelisahan terhadap kondisi bangsa dan negara yang tengah sangat carut marut baik dari sisi ekonomi, sosial-budaya, hukum, agama dan politik.

“Kita mencoba mengembalikan rasa memiliki terhadap kebudayaan, kesenian, serta rasa nasionalisme. Secara khusus, Panggung Budaya ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi mahasiswa guna mengaktualisasikan potensi diri dan turut serta dalam pelaksanaan dan kajian kebudayaan. Lebih jauh, acara ini juga memberikan kesempatan ruang kepada publik untuk turut andil dalam usaha mengembalikan kekuatan sejarah budaya persatuan dalam wujud apresiasi kesenian,” jelas Mohammad Bibit, Ketua Bidang Seni Budaya dan Olahraga DPD IMM Jawa Timur.

Seluruh cabang IMM Jawa Timur juga turut berpartisipasi dalam menampilkan bakat dan kemampuan mereka di bidang seni dan budaya seperti dari penampilan akustik, tari tradisional, drama teatrikal hingga musikalisasi puisi.

Para kader IMM Jawa Timur sangat semangat untuk hadir ke acara yang diselenggarakan di Surabaya ini meskipun jarak yang mereka tempuh terbilang cukup jauh.

“kita berangkat dari Jember itu jam 5 pagi menggunakan bus bersama teman-teman, alhamdulillah tiba di Surabaya sekitar jam setengah dua belas tadi” pungkas Hafidz, Kader IMM Cabang Jember.

Walaupun acara panggung budaya ini dihadiri oleh ratusan orang, setelah acara selesai terlihat area pelataran utama Taman Bungkul tetap bersih dari sampah sisa kegiatan. (HA)