Media yang Dimiliki Kandidat Harus Mengerti Keutuhan NKRI

[sumber: nachabu]

Semarak.news – Pilkada serentak akan segera dilaksanakan, indikasi permasalahan akan timbul karena masih banyak kepentingan untuk memenangkan partai. Sehingga Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi bekerja sama dengan Trenzing, komunitas pembuat konten, mendorong semua tim media kandidat yang bertarung di Pilkada Serentak 2018 memproduksi konten-konten yang benar dan bermanfaat.

Ada 17 provinsi, 39 kota, 115 kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada serentak pada 2018, semua kandidat tentunya memiliki tim media. Kesadaran yang harus disuburkan adalah bahwa mereka tidak boleh berpikir pendek untuk memenangkan Pilkada saja, namun juga bagaimana merawat Pancasila dan memperkokoh NKRI. Karenanya jangan sampai ada konten yang merusak keutuhan NKRI dan merusak kepentingan nasional,” ujar Direktur Eksekutif Komunikonten, Hariqo Wibawa Satria melalui keterangannya di Jakarta, Minggu (17/2).

Hariqo menambahkan, setiap tim media sosial kandidat dalam Pilkada Serentak 2018 pasti berkompetisi memenangkan kandidatnya. Namun tim media sosial kandidat tersebut juga harus berkolaborasi menjaga Pilkada Serentak 2018 dari kampanye hitam dan politisasi SARA demi masa depan NKRI.

Menurut dia, Pilkada serentak lebih dari sekedar ujian berdemokrasi, namun juga ujian dalam berbangsa dan bernegara.

“Siapa yang diuji? semuanya pemerintah, penyelenggara pilkada, pengawas pilkada, masyarakat, jurnalis, organisasi, kampus dan lain-lain,” jelasnya.

TINGGALKAN BALASAN