Massa LPP Tipikor Malut Tuntut Penyelesaian Kasus Pemalsuan Identitas ASN di Maluku Utara

Ternate, Semarak.News – Lembaga Pengawasan dan Pemberatasan Tindak Pidana Korupsi Maluku Utara (LPP Tipikor Malut) kembali menggelar aksi unjuk rasa di FKIP UNKHAIR Kota Ternate, Kamis (22/03/2018).

Dalam aksinya, massa memberikan peringatan kepada Dir Dirkimsus Polda Maluku Utara, agar lebih jeli lagi dalam menangani berbagai kasus yang terjadi di Prov Malut. Mereka juga menuntut penyelesaian hukum kasus dugaan pemalsuan identitas yang dilakukan oleh Basri Abdurrazak.

“Dirreskrimum Polda Malut harus memanggil dan melengkapi bukti-bukti pemalsuan identitas yang dilakukan oleh Basri Abdurrazak secara lengkap agar dapat segera ditetapkan sebagai tersangka.” ujar korlap Darmono Tamher dalam orasinya.

Dalam aksinya, demonstran menaiki sebuah truk dengan spanduk yang bertuliskan beberapa Pernyataan Sikap LPP Tipikor Malut terkait perkembangan dugaan pemalsuan identitas ASN (Kasubag Pendidikan Islam Kanwil Agama Maluku Utara) saat proses pernikahannya yang kedua dengan mengaku berprofesi sebagai wiraswasta.

“Kami akan masukan laporan resmi ke Kejati Malut dan juga mendesak Kejati agar segera mengeluarkan sprindik terkait dengan kasus tersebut. kami juga akan masukan ke Bareksus Polda Malut sehingga kasus tersebut dalam waktu dekat sudah ada kepastian proses penyelidikan dan penyidikannya.” lanjut Darmono.

LPP Tipikor Malut juga mendesak Kejati Malut agar melakukan pemanggilan kepada Hi.Jabir (Kasi KUA Kanwil Agama Prov. Malut) yang diduga melakukan penyalahgunaan dana yang tidak sesuai dengan spesifikasi dan harga saat pengadaan Wireless dan Laptop senilai Rp 847.620.000,- yang dimenangkan oleh CV. Sinar Wada.  (CA)

TINGGALKAN BALASAN