Maraknya Peredaran Rokok Non-Cukai di Kota Blitar

Blitar, Semarak.news - Wakil Walikota Blitar, Santoso mengatakan bahwa peredaran rokok Non-Cukai masih marak terjadi di Kota Blitar padahal hampir 30% pendapatan daerah Kota Blitar diperoleh dari cukai hasil tembakau (CHT).

Blitar, Semarak.news – Wakil Walikota Blitar, Santoso mengatakan bahwa peredaran rokok Non-Cukai masih marak terjadi di Kota Blitar padahal hampir 30% pendapatan daerah Kota Blitar diperoleh dari cukai hasil tembakau (CHT).

“Saat ini peredaran rokok tanpa cukai di Kota Blitar cukup marak” beber Santoso saat memberikan sambutan pada kegiatan sosialisasi UU Cukai di Hotel Puri Praja, Selasa (02/5) kemarin.

Sosialisasi yang diselenggarakan oleh Bagian Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Sekertaris Kota Blitar tersebut diikuti oleh para pedagang, pengusaha dan pemangku kepentingan Kota Blitar.

Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman UU Cukai dan pemanfaatan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) kepada peserta.

Melalui sosialisasi tersebut Pemkot Blitar berharap kedepannya masyarakat, pedagang dan pengusaha lebih taat Cukai sehingga dapat memberikan pemasukan kepada Pemkot Blitar

Santoso menambahkan jika masyarakat, pedagang dan pengusaha tertib UU Cukai maka pendapatan pemerintah akan meningkat dan pemerintah akan memiliki cukup dana dalam menjalankan pemerintahan demi kesejahteraan masyarakat Kota Blitar.

Data pendapatan pemerintah Kota Blitar melalui CHT tahun 2018 bernilai cukup fantastis yaitu sebesar Rp. 13,6 miliar dan itupun dalam kondisi maraknya peredaran rokok Non-Cukai. Oleh karena itu Santoso sangat menekankan agar pengusaha dan pedagang lebih taat Cukai.

“Berdasarkan data tahun 2018 DBHCHT yang diperoleh pemerintah Kota Blitar dari cukai adalah sebesar Rp. 13,6 miliar, dan hasil tersebut dapat meningkat apabila masyarakat lebih tertib dalam menerapkan kebijakan cukai” beber Santoso.
.(HN)

TINGGALKAN BALASAN